Segel Lahan Karhutla di Rokan Hulu, Petugas KLHK Diancam Bunuh

"Dalam situasi kegelapan, kami tidak bisa melihat siapa. Tapi ada beberapa orang yang mengatakan, bunuh saja mereka, bakar, buang saja ke sungai."

Selasa, 06 Sep 2016 21:20 WIB

Saat menyegel lahan ini petugas KLHK diancam bunuh. (Foto: KLHK)

KBR, Jakarta- Tim Penyidik KLHK diancam bunuh,   saat menyegel lahan terbakar di Rokan Hulu, Riau. Tujuh petugas KLHK hari ini memberikan pernyataannya kepada media soal kondisi penyanderaan terhadap mereka.

Menurut Ketua tim berinisial E, dalam proses negosiasi, dari Jumat sore sampai Sabtu dini hari pekan lalu, ada beberapa orang yang berteriak memprovokasi warga lainnya, untuk membunuh dan mengintimidasi tujuh petugas penyidik.

"Dalam situasi kegelapan, kami tidak bisa melihat siapa. Tapi ada beberapa orang yang mengatakan, bunuh saja mereka, bakar, buang saja ke sungai. Itu tidak sekali saja, tapi sudah beberapa kali melakukan pemancingan, provokasi," katanya dalam konferensi PERS KLHK di Manggala Wanabakti Jakarta, Selasa (6/9/2016)

Dalam kondisi terancam, KLHK terpaksa menghapus foto-foto lahan yang terbakar, dan mencabut plang yang sudah dipasang  KLHK. Para penyandera, kata dia juga meminta foto dan video yang ada di pesawat drone dihapus. Namun, KLHK berhasil menyelamatkan foto-foto kebakaran lahan dan hutan di area seluas 2600an hektar lebih tersebut.

Jumlah massa, terus bertambah dari sebelumnya puluhan orang, menjadi hampir ratusan orang. Saat ini KLHK tengah mengumpulkan bukti dan fakta terkait penyanderaan tersebut, sebelum dilaporkan kepada kepolisian. 

Baca: Perusahaan Sawit Bantah terlibat


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

RKUHP, Koalisi Kebebasan Pers Sangsi Audiensi dengan DPR Bawa Perubahan

  • BMKG : Kemarau di Aceh Berlanjut Hingga Maret
  • Israel Beli Minyak Ke ISIS
  • TC Tahap Dua TImnas, Milla Tak Panggil Evan Dan Ilham

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.