Alasan PDI Perjuangan Dukung Ahok-Djarot

Pasangan ini dianggap berhasil karena sejumlah survei menyebut masyarakat puas terhadap kinerja mereka.

Selasa, 20 Sep 2016 20:54 WIB

Ilustrasi

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memastikan  mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta 2017. Mendampingi Ahok, PDIP menjagokan kadernya Djarot Saiful Hidayat.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto membacakan pasangan itu dalam konseferensi pers di kantor DPP, Selasa (20/9/2016) malam. 

"Calon gubernur provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama," ujarnya disusul tepuk tangan meriah.

"Dan sebagai calon wakil gubernur adalah Djarot Saeful Hidayat," lanjutnya.

Hasto menjelaskan, DPP memilih Ahok-Djarot dengan sejumlah alasan. Pasangan ini dianggap mampu bersinergi dengan pemerintah pusat, bisa melanjutkan komitmen Jakarta Baru yang dicanangkan Jokowi-Ahok saat Jokowi jadi gubernur.

Selain itu, pasangan ini dianggap berhasil karena sejumlah survei menyebut masyarakat puas terhadap kinerja mereka.

"Ahok-Djarot  selaras dengan ideologi partai," katanya.

PDIP juga mengumumkan pasangan kepala daerah di 101 daerah lain. Antara lain Rano Karno di Banten dan Hana Hasanah Fadel Muhammad di Gorontalo. Seluruh cagub-cawagub dan calon walikota bupati ditampilkan di situs PDI Perjuangan. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau