KPK Tangkap Tangan Bupati Banyuasin

Juru bicara KPK, Yuyuk Andriati mengatakan pihaknya akan memaparkan kasus tersebut dalam konferensi pers besok, Senin (05/08).

Minggu, 04 Sep 2016 17:23 WIB

Gedung KPK. Foto: mahkamahkonstitusi.go.id

KBR, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Dalam OTT itu, penyidik KPK menangkap Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian.

Meski begitu, KPK belum mau membeberkan lebih jauh dalam kasus apa Yan Anton ditangkap. Juru bicara KPK, Yuyuk Andriati mengatakan pihaknya akan memaparkan kasus tersebut dalam konferensi pers besok, Senin (05/08).

"Saya konfirmasikan bahwa benar hari ini ada OTT di Sumatera Selatan. Mengenai siapa, berapa orang dan kasusnya apa, akan diumumkan besok," kata juru bicara KPK Yuyuk Andriati dalam pesan singkat kepada KBR, Minggu (04/08/2016).

Pagi tadi petugas KPK yang dikawal anggota Polda Sumsel menyambangi rumah dinas Bupati Banyuasin. Berdasarkan laporan media setempat, saat ini rombongan KPK telah berada di Polda, Sumsel. Mereka memasuki kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus), Polda Sumsel.

Berita lain: Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Desak KPK Banding Vonis Ariesman

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.