Menhan Siapkan Lahan 10 Ribu Hektare untuk Industri Pertahanan

"Masih rahasia. Nanti setelah ini saya ke Lampung . Secepatnyalah kalau lahan sudah dapat."

Rabu, 23 Agus 2017 12:05 WIB

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyampaikan paparannya saat memberikan kuliah umum pada rangkaian Kegiatan Mahasiswa Baru (KAMABA) Universitas Indonesia di Balairung UI, Depok, Jawa Barat, Jum'at (4/8). (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Kementerian Pertahanan menyebut ada 10 ribu hektare lahan disiapkan khusus untuk industri pertahanan dalam negeri. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menginginkan   PT Pindad, PT PAL, serta PT DI bisa berada di satu area.

"Saya sudah siapkan 10 ribu hektare untuk PT DI, PT PAL, dan Pindad pindah. (Lokasi) Masih rahasia. Nanti setelah ini saya ke Lampung . Secepatnyalah kalau lahan sudah dapat. Sekarang ini kan Pindad cuma kira-kira 26 atau 40 hektare," ujar Ryamizard di kantornya, Rabu (23/8).

Bekas Kepala Staf Angkatan Darat itu mengatakan saat ini masih banyak yang perlu diperbaiki dari industri pertahanan dalam negeri. Kecepatan perkembangan industri dalam negeri menurutnya belum bisa mengikuti kebutuhan pemerintah. Evaluasi terus dilakukan sambil pemerintah berupaya membantu industri pertahanan terus berkembang.

Untuk mempercepat hal itu, Kementerian Pertahanan berencana menambah alokasi dana untuk industri pertahanan. Ketua Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan(KKIP) Sumardjono menyebut alokasi anggaran untuk industri pertahanan akan ditingkatkan dari 20 persen menjadi 40 persen.

"40 persen dinaikkan dari tadinya 20 persen. Supaya industri dalam negeri bisa dimaksimalkan," kata Sumardjono.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1