Tangkap Pengedar Shabu, BNN Cilacap Dalami Keterlibatan Napi Nusakambangan

Untuk mengantisipasi peredaran Narkoba di Lapas Nusakambangan, BNNK Cilacap melakukan tes urine terhadap seluruh Napi Nusakambangan, terutama Lapas Narkotika.

Kamis, 18 Agus 2016 09:33 WIB

Ilustrasi. Pemusnahan brang bukti narkoba. Foto: Antara



KBR, Cilacap–  Badan Narkotika Nasional (BNN) tengah menyelidiki peredaran narkoba di dalam Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Meski begitu kata Kepala BNNK Cilacap, Edy Santosa penyelidikan penyalahgunaan Narkoba ini tak terkait dengan Testimoni Freddy Budiman.

Edy mengatakan pihaknya sementara ini baru mendalami kasus penyalahgunaan narkoba di dalam lapas. Dia juga enggan membeberkan apakah penyelidikan ini terkait dengan tertangkapnya seorang pengedar di Semarang yang diduga merupakan pengedar narkoba jaringan Nusakambangan.

“(Penyelidikan) berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba di salah satu LP.  Tidak ada keterkaitan dengan kasus Freddy Budiman. Yang kemarin, tim BNN sudah ke sana, kita damping,” jelasnya, Kamis (18/8/2016).

Lebih lanjut Edy Santosa mengatakan untuk mengantisipasi peredaran Narkoba di Lapas Nusakambangan, BNNK Cilacap melakukan tes urine terhadap seluruh Napi Nusakambangan, terutama Lapas Narkotika.

Sebelumnya, pada Minggu (7/08/2016), Polda Jateng menangkap seorang pengedar Narkoba bernama Hang Kurniawan di daerah Gunungpati, Semarang. Polda menyita 100 gram sabu. Dalam pengembangan, Hang mengaku membeli narkoba dari seorang Napi di Lapas Nusakambangan. Narkoba tersebut diedarkan ke sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Ombudsman RI Temukan Pungli di Pasar Tanah Abang Hingga Rp1 Juta

  • Insentif GTT di Banyuwangi Naik Tiga Kali Lipat
  • Tarif Listrik Naik, Partai Oposisi Bangladeh Serukan Mogok Massal
  • Politikus Jepang Bawa Anak ke Sidang Dewan Dikritik

Program diharapkan dapat mendukung ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan lahan di daerah masing-masing