Sita Sabu Senilai 100 M, Kapolri: Jaringan Internasional Terlibat

"Ada tujuh tersangka dengan tiga jaringan narkoba termasuk di dalamnya jaringan internasional yang melibatkan warga negara asing,"

Rabu, 24 Agus 2016 20:13 WIB

Kapolri Tito Karnavian menunjukkan sabu sitaan senilai 100 miliar lebih. (Foto: KBR/Gilang R.)

KBR, Jakarta- Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Indonesia  mengungkap tiga jaringan narkoba yang melibatkan jaringan internasional. Kapolri Tito Karnavian mengatakan, penangkapan dilakukan pada 6, 9 dan 7 Agustus di tempat berbeda-beda.

"Ada tujuh tersangka dengan tiga jaringan narkoba termasuk di dalamnya jaringan internasional yang melibatkan warga negara asing," kata Tito di Rupatama Mabes Polri, Rabu (24/08/16).

Tito menjelaskan, barang bukti yang didapat totalnya 63 kilogram sabu-sabu. Diperkirakan narkoba sitaan itu senilai 100 miliar rupiah. Tersangka terdiri dari empat WNI, dua warga negara Taiwan dan satu warga negara Kenya.

"Barang bukti sebagian besar sabu-sabu dengan modus yang berbeda-beda," ujarnya.

Modus operandi para tersangka di antaranya menyamarkan narkotika jenis sabu dengan kardus bekas setrikaan yang kemudian dibungkus plastik. Kemudian ada tersangka yang membawa narkotika metamphetamine dibungkus dan dikemas dalam plastik warna putih berbentuk kapsul lalu ditelan.

"Itu merupakan salah satu modus lama," ujar Tito.

Jaringan narkoba yang diungkap Bareskrim ini, menurut Tito, diduga dikendalikan langsung dari luar negeri. Salah satunya diduga dikendalikan oleh warga Nigeria.

"Kurir warga Kenya mengantar narkotika tersebut ke Indonesia untuk diserahkan kepada dua orang konsumen di Indonesia," kata Tito.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

PPATK Telusuri Rekening First Travel

  • Buruh PT Nyonya Meneer Ajukan Tagihan Rp98 Miliar
  • Pesawat Pengangkut Haji Arab Saudi Belum Boleh Mendarat di Qatar

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta