Kemensos Siapkan 30 Rumah Singgah bagi Korban Kabut Asap

Rumah singgah tersebut ditempatkan di sejumlah wilayah yang rawan bencana asap dan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tergolong tinggi.

Sabtu, 27 Agus 2016 18:38 WIB

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, saat berkunjung ke Pesantren Manbaul Ulum, Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu (27/8/2016). (Foto : KBR/ Friska)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Bondowoso – Kementerian Sosial menyiapkan rumah singgah di sejumlah daerah rawan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa memastikan, pembangunan rumah khusus untuk korban kabut asap di sejumlah daerah, telah rampung.

"Tugas Kemensos menyiapkan rumah singgah, menyiapkan tim trauma healing dan konseling. Saya juga sudah cek langsung sudah ada 30 titik rumah singgah," kata Mensos RI, Khofifah dalam kunjungannya ke Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu (27/8/2016).

Tak hanya itu, kata dia, sesuai Instruksi Presiden No 11 Tahun 2015 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, kementeriannya berkewajiban menyiapkan tim trauma healing dan trauma konseling di setiap rumah singgah (shelter).

"Saya pastikan ada oksigen, air purifier (pembersih udara) serta tim evakuasi," imbuhnya.

Baca juga:

Dia pun menambahkan, rumah singgah tersebut ditempatkan di sejumlah wilayah dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang tergolong tinggi. Beberapa daerah di antaranya Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Musi Banyuasin.




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau