Jadi Pj Gubernur Jawa Barat, Bagaimana Tugas Iriawan di Lemhanas?

"Jadi tergantung dia bagaimana mengatur beban kerja dua jabatan tersebut," kata Gubernur Lemhanas Agus Widjojo kepada KBR.

Selasa, 19 Jun 2018 14:14 WIB

Mochamad Iriawan saat mengikuti prosesi pelantikan Penjabat Gubernur Jabar di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Senin (18/6). (Foto: ANTARA/ Agung R)

KBR, Jakarta - Jenderal polisi bintang tiga Mochammad Iriawan masih harus menjalankan tugas harian sebagai Sekretaris Utama di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas). Posisi baru Iwan--sapaan Iriawan--sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, tidak membuatnya lepas dari tanggung jawab di Lemhanas.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Lemhanas Agus Widjojo. Menurut Agus, Iwan tetap akan bekerja untuk Lemhanas di sela kesibukan memimpin Jawa Barat selama masa Pilkada.

"Artinya, dia diberi penugasan sebagai penjabat Gubernur tetapi tidak melepaskan tanggungjawab sebagai sekretaris utama Lemhanas. Jadi tergantung dia bagaimana mengatur beban kerja dua jabatan tersebut," kata Agus kepada KBR melalui sambungan telepon, Senin (18/6/2018).

Ia menuturkan, Iwan berkewajiban mengatur administrasi internal Lemhanas. Misalnya, soal anggaran dan personil.

Agus mengakui memang akan ada perubahan alur kerja di lembaganya saat Iwan bertugas di Jawa Barat. Tetapi menurutnya hal tersebut takkan menganggu kerja Lemhanas.

"Selalu bisa kami atasi untuk bisa saling menutup," kata dia.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.