5 Negara Sepakati Bantu Filipina Tumpas ISIS di Marawi

"Kita melaksanakan satu koordinasi multilateral untuk mem-back up Filipina dalam rangka menghabisi basis-basis itu supaya tidak hidup di Asia Tenggara,"

Selasa, 13 Jun 2017 20:28 WIB

Pasukan Filipina tengah baku tembak dengan kelompok Maute yang berafiliasi dengan ISIS di Marawi. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyatakan Indonesia dan lima negara lain sepakat membantu penumpasan basis ISIS di Marawi, Filipina Selatan. Lima negara lain yakni Australia, Selandia Baru, Filipina, Brunai dan Malaysia. Kata dia, forum koordinasi multilateral itu akan berlangsung pada akhir Juli mendatang. Indonesia akan menjadi tuan rumah bersama dengan Australia.

"Bulan Juli akhir Indonesia sebagai host dan Australia sebagai co-host. Kita melaksanakan satu koordinasi multilateral untuk mem-back up Filipina dalam rangka menghabisi basis-basis itu supaya tidak hidup di Asia Tenggara, tidak hidup di wilayah regional kita. Tentu saja kemungkinan-kemungkinan bahwa pada saat mereka digempur di Marawi itu, mereka akan bergerak ke tempat lain, itu sangat mungkin," kata Wiranto di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Wiranto menambahkan, kewaspadaan di dalam negeri juga ditingkatkan dengan memperketat pintu-pintu perbatasan untuk mencegah teroris masuk ke Indonesia. Menurut dia, penyebaran kombatan ISIS ke wilayah maupun negara lain sangat mungkin terjadi. Terlebih setelah rencana pendirian basis di Poso, Sulawesi Tengah terus digagalkan oleh aparat.

"Di Poso kita gempur terus, basisnya kita awasi, kita eliminasi, kita kepung dan sekarang tinggal 6 orang lah," ujar dia.

Wiranto dijadwalkan melakukan rapat koordinasi dengan aparat terkait serta pemerintah daerah untuk membahas ancaman teroris ini, besok di Manado, Sulawesi Selatan.

"Pangdam, panglima, kapolda, gubernur, pejabat-pejabat lain yang terkait dengan masalah keamanan nasional, pejabat intelejen, teritorial, pejabat pemda, perwakilan masyarakat, kita kumpul di Manado," ujar dia. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi