Sejumlah Petugas Terluka dalam Kerusuhan di Mako Brimob

Juru bicara Mabes Polri M. Iqbal memastikan belum ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dia juga belum bisa memastikan pemicu kerusuhan. Hingga pukul 01.00 WIB, kerusuhan masih berlangsung.

Rabu, 09 Mei 2018 02:13 WIB

ilustrasi.

KBR, Jakarta - Kerusuhan terjadi di rumah tahanan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok,  Selasa (8/5/2018) malam. Juru bicara Mabes Polri, Muhammad Iqbal mengatakan, baku tembak berlangsung antara narapidana dan petugas. Akibatnya, sejumlah petugas terluka.

"Saya membenarkan ada insiden di dalam, di Mako Brimob Kelapa Dua. Ada dugaan tahanan ribut dengan beberapa petugas. Ada beberapa korban luka. Dari petugas, tapi lukanya tidak serius," kata Iqbal di Depok, Rabu (9/5/2018).

Iqbal mengatakan belum ada korban jiwa dalam peristiwa ini. "Saat ini, tepat pukul 1 (dini hari), tidak ada yang meninggal dunia."

Ia juga belum bisa memastikan pemicu kerusuhan. Hingga pukul 01.00 WIB, kerusuhan masih berlanjut. Kata dia, upaya persuasif maupun represif terus dilakukan. Berdasarkan pantauan KBR, sekitar pukul 02.00 WIB sebuah mobil ambulans masuk ke Mako Brimob. 

Iqbal mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan sejumlah foto dan video yang beredar di dunia maya. Ia meminta masyarakat menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terhasut dengan semua informasi di media sosial."


Petugas berjaga di sekitar Gereja GPIB Gideon Kelapa Dua, Depok, Rabu (9/5/2018) dini hari. (Foto: KBR/ Ria A)

Dia memastikan tidak ada narapidana terorisme yang kabur. Namun begitu pengamanan oleh petugas, ditingkatkan. Kawat duri tampak dipasang di bagian depan bangunan. Sementara penjagaan pun tak hanya dilakukan di gerbang utama Mako Brimob. Sejumlah petugas juga terlihat berjaga di sekitar Mako Brimob seperti di sepanjang jalan, rumah sakit dan gereja setempat.

Sejak pukul 01.00 WIB, kendaraan yang melintas dari arah Mall Cimanggis menuju UI dialihkan ke Jalan Tugu Raya yang lokasinya di depan Gereja GPIB Gideon. Belum ada keterangan hingga kapan pengalihan jalur tersebut diberlakukan.

Baca juga:



Editor: Nurika Manan
Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Tragedi 65 sudah berusia lebih dari 50 tahun. Ingatan dan kesan akan peristiwa itu pun beragam .