Menteri Lukman Minta Pemuka Agama Sebarkan Pesan Damai Melalui Ceramah

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau para pemuka agama untuk menyebarkan materi ceramah bermuatan perdamaian kepada umatnya.

Rabu, 16 Mei 2018 23:01 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat menyampaikan keputusan sidang Isbat 1439 Hijriah di Jakarta, Selasa (15/5). (Foto: ANTARA/Puspa P)

KBR, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau para pemuka agama untuk menyebarkan materi ceramah bermuatan perdamaian kepada umatnya. Presiden Jokowi, menurutnya, menginstruksikan langsung agar tidak ada lagi ceramah yang mengandung ujaran kebencian, termasuk selama bulan Ramadan.

"Agar pemuka agama menggunakan rumah ibadah dalam memberikan ceramah keagamaan betul-betul tidak provokatif, agitatif, apalagi menyebarkan fitnah," kata Lukman di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (16/5/2018)

"Tapi ceramah itu betul-betul kembali ke esensi agama yang melindungi harkat martabat kemanusiaan," tambahnya.

Agama, kata dia, tidak boleh diarahkan pada pengamalan yang ekstrem. Menurut Lukman, pemuka agama menjadi salah satu yang bertanggung jawab mengembalikannya.

Hal itu menurutnya penting dilakukan untuk menjaga persatuan bangsa. Dia juga meminta kepolisian tidak ragu menindak jika ada laporan-laporan terkait ceramah keagamaan yang menyebarkan kebencian.

"Kita lebih banyak dipengaruhi paham luar yang tidak sejalan dengan kita, maka agama harus diarahkan ke sisi yang moderat itu."

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".