Polisi Mulai Jaga (lagi) TKP Bom Kampung Melayu

Pagi sebelumnya tak ada polisi yang berjaga, termasuk garis polisi yang belum dipasang.

Kamis, 25 Mei 2017 09:42 WIB

Tampak warga foto-foto di lokasi bom meledak, Kamis (25/5/2017). Tidak ada penjagaan dari anggota polisi. (Foto: KBR/Ade Irmansyah)

KBR, Jakarta- Polisi mulai mensterilkan tempat kejadian perkara bom di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Polisi juga sudah memasang garis polisi atau police line. Berdasar pengamatan KBR di lapangan, puluhan polisi bersenjata laras panjang juga hadir bersamaan pengetatan penjagaan di tempat kejadian perkara. Bahkan warga dan pewarta diminta menjauh puluhan meter dari tempat bom meledak.



Sebelumnya pagi tadi ratusan warga berkerumun persis di lokasi, tanpa penjagaan petugas. Garis polisi pun belum dipasang. Beberapa warga bahkan bebas memotret sisa-sisa ledakan semalam.

Juru bicara Mabes Polri Setyo Wasisto semalam menyatakan 5 orang tewas dan 10 lainnya luka-luka akibat ledakan bom bunuh diri di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur semalam. Ujarnya, dari jumlah yang tewas itu, 3 orang diantaranya adalah anggota polisi dan 2 lainnya diduga pelaku.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Periksa Saksi Meringankan Setnov Pekan Depan

  • Polda Metro Rilis 2 Sketsa Terduga Penyerang Novel
  • Polda Papua Akui Ada Perintah Tembak di Tempat di Tembagapura
  • Pemprov Akan Pelajari Investigasi Ombudsman

Program diharapkan dapat mendukung ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan lahan di daerah masing-masing