Hari Pendidikan Nasional, Ratusan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Mogok Kerja

"Status kami tak jelas, kesejahteraan menurun, gaji terlambat, tunjangan kinerja tidak diberikan penuh,"

Selasa, 02 Mei 2017 12:49 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Yogyakarta- Ratusan dosen perguruan tinggi negeri UPN Veteran Yogyakarta mogok kerja berbarengan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional (hardiknas), Selasa (2/05/2017).  Ratusan dosen dan tenaga pendidikan yang tergabung dalam Forum Pegawai Tetap Yayasan (PTY) mogok kerja sebagai bentuk protes atas ketidakjelasan status kepegawaian.

Ketua Dewan Penasehat Forum PTY UPN Veteran Yogyakarta Lestanta Budiman menyatakan, perubahan status yang disandang kampus tersebut menjadi perguruan tinggi negeri tidak otomatis mengubah status kepegawaian seluruh dosen dan karyawan sebagai pegawai negeri. UPN Veteran Yogyakarta resmi berstatus negeri pada 2014.

"Kami mohon maaf kepada mahasiswa, izinkan kami mogok mengajar, karena pemerintah tidak peduli dengan nasib kami. Kami tak ingin dijadikan tumbal penegerian. Kami cinta UPN  "Veteran" Yogyakarta tapi kami tak ingin jadi korban penegerian," ujar Lestanta.

Lestanta Budiman menambahkan, 412 dosen dan tenaga pendidikan UPN Veteran Yogyakarta saat ini berstatus PTY. Mereka tidak mendapatkan tunjangan kinerja dan uang makan. Gaji untuk PTY juga terlambat diberikan.

"Status kami tak jelas, kesejahteraan menurun, gaji terlambat, tunjangan kinerja tidak diberikan penuh, dan sekarang uang makan belum bisa diberikan karena alasan status PTY yang tidak jelas itu," imbuhnya.

Selain mogok kerja, secara bergantian dosen menggelar orasi perjuangan di Lapangan Rektorat UPN Veteran Yogyakarta Condongcatur. Dosen dan tenaga pendidikan juga mendatangi dua kampus UPN di Condongcatur dan Babarsari untuk memastikan mogok kerja berlangsung.

"Dosen dan karyawan tetap masuk tapi hanya akan duduk-duduk saja. Tidak ada kuliah dan pelayanan selama mogok kerja berlangsung, " pungkas Lestanta.

Sekitar 13 ribu mahasiswa saat ini aktif tercatat di UPN Veteran Yogyakarta.
Rahadiansyah, salah satu mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta mengaku memahami aksi protes dosen.

"Ada ketimpangan pada pegawai berstatus negeri dan PTY. Dosen-dosen itu mogok karena tidak punya statuta dan status mereka digantungkan. Status PTY digantungkan. Uang makan tidak dibayar, tunjangan kinerja tidak dibayar. Tidak ada tunjangan hari tua," katanya.


Editor: Rony Sitanggang



Foto: Tuntut Perubahan Status Kepegawaian, Dosen UPN Veteran Yogyakarta Mogok Kerja  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU

  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI
  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara

Jokowi Tanggapi Komentar Prabowo Soal Ambang Batas 20 Persen

  • Dampak Kenaikan Gaji Tak Kena Pajak Mulai Dorong Konsumsi Masyarakat
  • Pemerintah Dinaikkan Harga Pokok Beras
  • Pemkab Bondowoso Bayar Wartawan Minimal Rp200 Ribu per Berita

Fasilitas KITE IKM diharapkan menjadi jawaban untuk mendorong industri kecil dan menengah untuk terus bergeliat meningkatkan ekspor di tanah air.