Liga 1, Hadapi Juara Bertahan 2 Pemain PSMS Absen

"Pemain yang cedera pasti berpengaruh karena pada prinsipnya kualitas pemain berbeda."

Kamis, 29 Mar 2018 12:57 WIB

Pesepakbola Bali United, Stefano Lilipaly (kedua kanan) berebut bola dengan pesepak bola PSMS Medan Muhamad Roby (kanan) dalam pertandingan Sepak Bola Liga 1 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Sabtu (24/3). (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Medan- PSMS Medan harus rela kehilangan dua pemain sekaligus saat menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 pekan kedua di Stadion Teladan, Sabtu (31/03). Kedua pemain tersebut yakni, Fredyan Wahyu alias Ucil dan Antoni Putro Nugroho,   dibekap cedera saat membela Ayam Kinantan di laga tandang melawan Bali United.

Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman atau kerap disapa Djanur mengatakan absennya kedua pemain tersebut sudah diantisipasi dengan menyiapkan penggawa pelapis di kubu Ayam Kinantan.

"Dua pemain dipastikan tidak bisa bermain. Sudah kita siapkan penggantinya," ujar Djanur, Kamis (29/3/2018).

Kendati ada pemain pelapis, Djanur menjelaskan cederanya kedua penggawa Ayam Kinantan itu sedikit banyak mempengaruhi komposisi timnya saat menghadapi juara bertahan Liga 1, Bhayangkara FC.

"Pemain yang cedera pasti berpengaruh karena pada prinsipnya kualitas pemain berbeda. Tapi kita coba sudah kita siapkan," ungkap pelatih asal Jawa Barat itu.

Tak mau ambil pusing terkait cederanya kedua pemain tersebut. Djanur malah sudah mempersiapkan strategi untuk meredam dan membuat permainan The Guardian tidak berkembang.

"Sudah fokus ke lawan. Secara kondisi pemain juga kita jaga. Kita juga sudah siapkan strategi saat menghadapi mereka. Kita sudah pelajari permainan Bhayangkara FC," tandas Djanur. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Selama ini kita sering mendengar berita mengenai orang yang meninggal akibat penyakit diabetes, sehingga menjadikan diabetes sebagai salah satu penyakit yang ditakuti.