Bencana Banjir dan Longsor di Sibolga, 3 Warga Tewas

"Waktu kejadian mereka sedang menonton televisi di rumah. Tiba-tiba dinding rumah mereka diterjang longsor."

Selasa, 27 Mar 2018 14:44 WIB

Korban longsor di Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Senin (26/03) pukul 19.00 WIB. (Foto: BNPB)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Sibolga- Hujan deras yang melanda Kota Sibolga, Sumatera Utara, menimbulkan longsor di beberapa titik. Akibatnya, dua warga meninggal dunia usai tertimbun material longsor di Kampung Baru, Lingkungan VII, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Senin (26/3) malam.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga, Juangon Daulay menjelaskan korban meninggal dunia akibat longsor yakni seorang ibu bernama Linda (32) dan anaknya, Citra Pane, yang turut menjadi korban atas bencana alam tersebut.

"Waktu kejadian mereka sedang menonton televisi di rumah. Tiba-tiba dinding rumah mereka diterjang longsor. Korban tertimpa dinding dan material longsor. Korban wanita diketahui sedang hamil tujuh bulan. Selain linda, Citra Pane, anaknya juga tewas dalam bencana alam tersebut. Sedangkan Audi Pane anak perempuan Linda lainnya berhasil selamat dalam keadaan luka parah," jelas Juangon, Selasa (27/3/2018).

Lebih lanjut, saat ini korban luka sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Sementara, korban meninggal dunia telah disemayamkan. Bencana yang terjadi pukul 19.30 WIB, Senin (26/3/2018) malam, itu menyebabkan empat rumah tertimbun material longsor.  

"Hujan mengguyur kawasan Sibolga sejak pukul 15.00 WIB. Hujan baru berhenti pada dini hari. Ada tujuh sampai delapan titik longsor yang kami deteksi. Tapi yang paling parah di kelurahan Aek Manis karena ada korban jiwa dan luka," beber Kepala BPBD Sibolga.

Cuaca buruk yang menerjang kawasan Kota Sibolga, menyebabkan sebagian wilayah tersebut direndam banjir. Dikabarkan, seorang bocah berumur satu tahun tewas setelah terseret derasnya air.

"Namanya Aura boru Harahap. Dia terseret arus saat akan mengungsi bersama keluarganya. Jenazahnya sudah ditemukan," ungkap Juangon.

Sementara itu, cuaca di Kota Sibolga sudah membaik. BPBD langsung bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap rumah yang tertimbun longsor. BPBD menurunkan 45 personel dibantu aparat kepolisian dan TNI.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Apakah anda lelah dengan rutinitas harian anda? Seperti kuliah atau bekerja,dan belum punya waktu atau budget anda terbatas untuk bersenang-senang? Dufan Jawabannya