Ketemu Jokowi, SBY: Saya Senang Sekali, Alhamdulillah

SBY pun merasakan 'veranda talk', ajang komunikasi akrab di beranda teras belakang Istana yang selama ini dilakukan Presiden Joko Widodo dengan tamu negara.

Kamis, 09 Mar 2017 13:58 WIB

Presiden Joko Widodo mempersilakan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono menikmati teh dalam pertemuan di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/3/2017). (Foto: Biro Pers Istana)


KBR, Jakarta - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono pada Kamis (9/3/2017) bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta.

SBY pun merasakan 'veranda talk', ajang komunikasi akrab di beranda teras belakang Istana yang selama ini dilakukan Presiden Joko Widodo dengan tamu negara.

Dalam pertemuan itu, Jokowi dan SBY terlihat berbincang santai diselingi minum teh.

SBY mengatakan pertemuan ini merupakan bentuk komunikasi yang baik antara bekas Presiden dan Presiden yang menjabat. Pertemuan itu, kata SBY, juga untuk meluruskan berbagai informasi yang selama ini beredar soal buruknya hubungan Jokowi dan SBY.

"Insyaallah, saya senang sekali. Saya bisa menjelaskan dan mendengar dengan seksama, saya juga bisa mendengar dari beliau. Alhamdulillah, ini awal yang baik. Karena tidak baik kalau ada miskomunikasi misinformasi antara beliau dengan saya. Atau antara kami-kami yang pernah memimpin negara ini," kata SBY di Istana Merdeka, Kamis (9/3/2017).

Baca juga:


Kedatangan SBY ke Istana didampingi Djoko Suyanto, bekas bekas Menko Polhukam di era SBY.

"Tadi pertemuannya baik sekali. Jadi sebagai ajang tabayun," kata SBY.

Presiden Joko Widodo menegaskan tidak menolak untuk bertemu dengan SBY. Kata Jokowi, banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan dengan SBY tersebut.

Ini merupakan pertemuan pertama SBY dengan Jokowi sejak 'perang dingin' antara keduanya. SBY beberapa kali mengkritik kebijakan Jokowi. Sedangkan Jokowi menyinggung sejumlah proyek mangkrak di era SBY, mulai dari Proyek Hambalang hingga proyek pembangkit listrik.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.