Rekapitulasi Pilkada Intan Jaya, Bentrok Antar-Pendukung Tewaskan 1 Orang

"Kita tambahkan lagi yang hadir dari Mabes Polri 200 orang itu. Semua wilayah ini memiliki potensi yang sama untuk terjadi kerusuhan dan keributan."

Jumat, 24 Feb 2017 17:56 WIB

Pendukung Massa pasangan nomor urut 3 mengepung KPU Intan Jaya saat pleno penetapan Pilkada, Jumat (24/02). (Foto: KBR/Katarina L.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jayapura-  Bentrokan antar pendukung calon bupati Kabupaten Intan Jaya sebabkan 1 orang tewas. Selain itu sebanyak 3 rumah dibakar dalam bentrokan massa.

Bentrokan dipicu pasangan calon nomor urut 2 yang meminta  pleno rekapitulasi suara dihentikan, sambil menunggu 8  TPS yang berada di dua distrik yakni Distrik Sugapa dan Agisiga. Namun pasangan calon nomor 3 tetap menginginkan pleno dilanjutkan. Bentrok pun tak dapat dihindarkan.
 
Kapolda Papua, Paulus  Waterpauw mengatakan siang tadi salah satu pendukung  pasangan nomor urut 2 berinisial MT kembali membuat suasana tegang, dengan menghasut massa lainnya untuk membakar kantor KPU, tempat diadakannya pleno rekapitulasi suara. MT pun langsung ditangkap oleh kepolisian setempat.
 
“Di sana kekuatan kita sudah 400 orang, sudah di sana, dan kami akan tetap tambahkan 81 orang Brimob dari Dogiyai yang kemarin memback up Dogiyai. Kemudian kita tambahkan lagi yang hadir dari Mabes Polri 200 orang itu. Semua wilayah ini memiliki potensi yang sama untuk terjadi kerusuhan dan keributan dan semua dikembalikan kepada penyelenggara,” kata Paulus, Jumat (24/02).
 
Saat berita ini diunggah, massa pasangan nomor urut 2 dan nomor urut 3 masih berjaga di Kantor KPU Intan Jaya. Pleno pun selesai dilakukan sore waktu setempat. Suara terbanyak diperoleh oleh pasangan calon urut nomor 2 yakni Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme yang didukung PDI Perjuangan dan PKB. Mereka  menyisihkan tiga pasangan calon lainnya, termasuk petahana pasangan nomor urut 3 yakni Natalis Tabuni-Yan Kobogeyau.

Editor: Rony Sitanggang
 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

PPATK Telusuri Rekening First Travel

  • Buruh PT Nyonya Meneer Ajukan Tagihan Rp98 Miliar
  • Pesawat Pengangkut Haji Arab Saudi Belum Boleh Mendarat di Qatar

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta