Longsor di Bangli, 12 Warga Tewas

"Untuk yang di desa Songan ini kita imbau warga pindah dulu ke tempat yang lebih aman kalau ada keluarga ke tempat keluarga kalau tidak sudah disiapkan tempat",

Jumat, 10 Feb 2017 17:05 WIB

Korban longsor di Kabupaten Bangli, Bali. (Foto: KBR/Yulius M.)


KBR, Bali - Longsor di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli menyebabkan 12 orang tewas, lima luka-luka dan tujuh rumah roboh. Longsor terjadi pada Kamis malam dan Jumat dinihari.  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Dewa Made Indra mengatakan korban terbanyak di desa Songan sebanyak tujuh orang, desa Awan empat orang dan desa Sukawana satu orang.

Untuk korban di desa Songan saat ini sudah diungsikan ke desa Songan.

"Merupakan daerah yang rawan tanah longsor kemudian dipicu hujan yang sangat lebat menyebabkan tanah longsor. Untuk yang di desa Songan ini kita  imbau warga pindah dulu ke tempat yang lebih aman kalau ada keluarga ke tempat keluarga kalau tidak sudah disiapkan tempat", ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Dewa Made Indra, Jumat (10/02).

Kata dia di desa Songan ada 22 keluarga yang semua sudah diungsikan karena di nilai masih rawan longsor.

Sementara itu sepanjang jalan dari kecematan Kintamani kabupaten Bangli tampak longsoran baru disejumlah titik jalan menuju desa Songan. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kuasa Hukum Kecewa Vonis Hakim dalam Kasus Spanduk Palu Arit

  • Dianggap Pendatang dan Tak Punya KTP, 700 Warga Lombok Barat Tak Punya Hak Pilih
  • Jutaan Umat Hindu Akan Hadiri Festival Sungai Gangga
  • Petenis Chung Hyeon Ternyata Punya Gangguan Mata

Padahal para pekerja di kedua jenis industri ini kerap dituntut bekerja melebihi jam kerja dan juga kreativitas yang tak terbatas.