Petugas BPBD mengantar jemput pemilih di wilayah TPS yang terendam di Desa Gunungreja Kecamatan Sidareja, Cilacap dalam Pilkada Cilacap 2017. (Foto: KBR/Muhamad Ridlo)


KBR, Cilacap– Ratusan Warga Dusun Kauman yang hendak memberikan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Cilacap 2017 kesulitan mengakses Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pasalnya, mereka harus menembus kepungan banjir.  Salah satu warga di Kauman, Ibu Amirudin mengatakan  terpaksa menunggu perahu jemputan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap untuk  menuju TPS terdekat, yakni TPS 01 Desa Gunungreja. Kata dia, ratusan warga lainnya juga mengalami hal yang sama.
 
Bahkan, menurut Ibu Amirudin warga di wilayah barat Kauman Desa Gunungreja terendam lebih dari 1 meter. Akibatnya, hingga siang ini mereka belum bisa menunaikan haknya untuk memberikan suara dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cilacap periode 2017-2022 ini.
 
“Dari kemarin sudah datang banjirnya, tapi masih kecil. Kemudian tadi malam membesar. Jam 12-an lah, jam 1 malam sudah sampai sini (lantai rumah). (Saya ke TPS) dituntun-tuntun, saya dijemput-jemput oleh panitia. TPS-nya kebanjiran, dalam. Dinaikin perahu, kalau sana lebih dalam lagi sih. Sini yang paling rendah (rendamannya) di sini,” tutur Ibu Amirudin, Rabu (15/2/2017).

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 01 Desa Gunungreja, Bambang Tobayasa memprediksi tingkat partisipasi pemilih menurun. Di TPS-nya, terdapat 407 suara. 93 diantaranya merantau ada tidak ada keterangan sehingga surat undangannya tak terdistribusi, sehingga hanya ada 315 suara secara faktual.
 
Dia memperkirakan tingkat partisipasi hanya mencapai 70 persen dihitung dari undangan yang terdistribusi. Sebab, meski sudah disediakan perahu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, namun menurut dia banyak warga yang lebih disibukkan menyelamatkan barang.
 
“Kalau banjir seperti ini ya, kurang lebih ketidakhadriannya sekitar 30 persen dari undangan yang terbagi. Justru tadi malam kami koordinasi dengan PPS kemudian PPK, disarankan TPS dipindah,” jelas Bambang Tobayasa.
 
Sementara, informasi yang dihimpun KBR, para paslon yang berlaga dalam Pilkada Cilacap 2017 sudah memberikan hak suaranya. Calon Bupati nomor urut 1 Taufik Nurhidayat mencoblos di TPS 54  Sidanegara Cilacap Tengah sementara Cawabup Faiqoh Subky di TPS 8 desa Sindangsari Kecamatan Majenang.

Paslon Nomor Urut 2 Tatto Suwarto Pamuji di TPS 2 Kelurahan Sidanegara Cilacap Tengah, sementara Cawabup Syamsul Auliya Rachman di TPS 14  Kelurahan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utàra.

 Sedangkan Paslon nomor urut 3, Fran Lukman dan Bambang Sutanto, masing-masing mencoblos di TPS  7 Kalurahan Tritih Kulon, Cilacap Utara dan TPS  14 Desa  Adipala.

Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!