Baliho Ajakan Coblos Kotak Kosong Beredar di Kota Jayapura

"Karena yang dikasih kewenangan itu Panwas. Ini kan ajakan gelap, siapa yang buat, kan gitu dan itu adalah perbuatan orang-orang yang tak bertanggung jawab."

Kamis, 09 Feb 2017 17:07 WIB

Kampanye kotak kosong di kota Jayapura. (Foto: KBR/Katarina L.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jayapura– Baliho coblos kotak kosong berukuran 2x4 meter beredar d   Kota Jayapura.  Baliho  ini, beredar sejak malam tadi di sejumlah pusat keramaian dan permukiman warga di Kota Jayapura.
 
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, Tarwinto menyebutkan tak pernah mengeluarkan alat peraga berupa surat suara dan mengajak warga untuk coblos kolom kosong. Menurut dia, baliho  ilegal itu sengaja ditempatkan di sejumlah titik, untuk mengganggu pelaksanaan Pilkada Kota Jayapura.

“KPU tak pernah mengeluarkan hal itu dan KPU juga sudah menyampaikan  ke Panwas. Sekarang Panwas bersikap, itu melanggar atau tidak? Karena yang dikasih kewenangan itu Panwas. Ini kan ajakan gelap, siapa yang buat, kan gitu dan itu adalah perbuatan orang-orang yang tak bertanggung jawab. Kalau perbuatan orang yang bertanggung jawab kan di situ ada nomor polisinya,” ujar anggota KPU Papua, Tarwinto, Kamis (09/02).
 
Pilkada Kota Jayapura hanya diikuti oleh calon tunggal, yakni pasangan Benhur Tomi Mano dan Rustan Saru (BTM-HaRUS). Setelah  KPU menggugurkan pasangan Boy Markus Dawir dan Nur Alam, karena tak memenuhi persyaratan.
 
Pemilih di Kota Jayapura berjumlah 308.775 atau berkurang sekitar 10000 pemilih dari jumlah pemilih saat Pilgub Papua 2013 lalu yang berjumlah 409388 pemilih. Sementara akan ada 629 TPS yang tersebar di 5 distrik dan 39 kampung.

Editor: Rony Sitanggang



Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU

  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI
  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara

Susun Penataan dan Harga Beras, Kemendag Bentuk Tim Gabungan

  • Lantik Dua Staf Ahli, Sri Mulyani Minta Agar Kreatif Kelola Keuangan
  • Tak Miliki UDD, 18 kabupaten/kota di Aceh Krisis Darah
  • FA Kurangi Sanksi Joey Barton

Fasilitas KITE IKM diharapkan menjadi jawaban untuk mendorong industri kecil dan menengah untuk terus bergeliat meningkatkan ekspor di tanah air.