Bambang Soesatyo, Politisi Penggemar Mobil Mewah

Dari LHKPN 2016, politisi yang pernah menjabat Pemimpin Redaksi Harian Suara Karya (2004) itu ternyata merupakan penggemar mobil mewah.

Senin, 15 Jan 2018 20:08 WIB

Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengucapkan sumpah ketika dilantik sebagai Ketua DPR yang baru di Gedung Senayan, Jakarta, Senin (15/1/2018). (Foto: ANTARA/Wahyu Putro)

KBR, Jakarta - Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo akhirnya resmi menjadi Ketua DPR, menggantikan Setya Novanto. Pelantikan Bambang Soesatyo dilakukan dalam sidang paripurna DPR, Senin (15/1/2018).

Pria kelahiran tahun 1962 itu bukan orang baru di DPR. Ia memasuki gedung Senayan sebagai wakil rakyat pada 2009 dari Daerah Pemilihan VII Jawa Tengah, yang meliputi Banjarnegara, Purbalingga dan Kebumen. 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diumumkan di situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tertanggal 16 Mei 2016, Bambang Soesatyo yang kerap dipanggil Bamsoet itu memiliki kekayaan total sebesar Rp62.741.853.941 (Rp62,7 miliar). 

Kekayaannya melonjak sekitar Rp30 miliar dibanding LHKPN 2010 yang berjumlah Rp24.116.034.728 (Rp24,1 miliar).


Dari LHKPN 2016, politisi yang pernah menjabat Pemimpin Redaksi Harian Suara Karya (2004) itu ternyata merupakan penggemar mobil mewah. Politisi penggemar mobil mewah sebetulnya bukan hanya Bambang Soesatyo saja. 

Pada 2012, Bambang Soesatyo membeli Toyota Vellfire seharga Rp750 juta. Kendaraan itu melengkapi garasinya yang sudah berisi Hummer H2 yang dibeli 2009 lalu seharga Rp2,250 miliar serta dua motor Harley Davidson tahun 1993 dan 1995 yang dibeli pada 2005 seharga total Rp450 juta. 

Setahun kemudian, pada 2013, ia membeli tiga mobil mewah sekaligus. Di antaranya Land Rover (tahun pembuatan 2013) seharga Rp2 miliar, Bentley Mulsanne 2012 seharga Rp2 miliar serta Jeep Rubicon 2013 seharga Rp700 juta.

Pada 2014, Bambang Soesatyo setidaknya membeli empat mobil mewah. Antara lain Porsche Cayenne (buatan 2011) seharga Rp1,1 miliar, Ferrari California (buatan 2010) seharga Rp2,150 miliar, Mercedes Benz 400 (buatan 2014) seharga Rp2,750 miliar serta Toyota Fortuner (buatan 2012) seharga Rp320 juta.


Dalam LHKPN 2016, Bambang Soesatyo juga melaporkan membeli Roll Royce Phantom buatan 2011 seharga Rp4,3 miliar---namun tidak ada keterangan kapan kendaraan ini dibeli. Total kendaraan yang dimiliki Bambang Soesatyo tercatat senilai Rp18,77 miliar.

Berikut kendaraan mewah Bambang Soesatyo, berdasarkan LHKPN 2016:

  • Motor Harley Davidson (buatan 1995), dibeli 2005 seharga RpRp200 juta
  • Mobil Hummer H2 (buatan 2009), dibeli 2009 seharga Rp2,250 miliar
  • Motor Harley Davidson (buatan 1993) dibeli 2005 seharga Rp250 juta
  • Mobil Vellfire (buatan 2012) dibeli 2012 seharga Rp750 juta
  • Mobil Land Rover (buatan 2013), dibeli 2013 seharga Rp2 miliar
  • Mobil Bentley Mulsanne (buatan 2012), dibeli 2013 seharga Rp2 miliar
  • Mobil Jeep Rubicon (buatan 2013) dibeli 2013 seharga Rp700 juta
  • Mobil Porsche Cayenne (buatan 2011) dibeli 2014 seharga Rp1,1 miliar
  • Mobil Ferrari California (buatan 2010) dibeli 2014 seharga Rp2,150 miliar
  • Mobil Toyota Fortuner (buatan 2012), dibeli 2014 seharga Rp320 juta
  • Mobil Mercedes Benz 400 (buatan 2014) dibeli 2014 seharga Rp2,750 miliar
  • Mobil Rolls Royce Phantom (buatan 2011), dibeli (?) seharga Rp4,3 miliar.
Bambang Soesatyo sebelumnya memiliki sejumlah mobil lain, yang dilaporkan dalam LHKPN 11 Agustus 2011. Namun, pada LHKPN 2016, sejumlah mobil itu sudah dilaporkan dijual. 

Mobil-mobil yang sempat dimiliki Bambang Soesatyo, namun kemudian dijual, di antaranya: 

  • Mercedes Benz (buatan 2006) dibeli 2009 seharga Rp1,750 miliar
  • Land Rover (buatan 2008), dibeli 2008 seharga Rp1,8 miliar
  • Bentley (buatan 1996), dibeli 2009 seharga Rp2,1 miliar
  • Toyota Alphard (buatan 2003), dibeli 2008 seharga Rp600 juta
  • Mercedes Benz (buatan 2000) dibeli 2005 seharga Rp150 juta
  • Ford Escape (buatan 2005), dibeli 2008 seharga Rp155 juta
  • Mercedez Bens (buatan 2002), dibeli 2005 seharga Rp650 juta
  • Nissan Terrano (buatan 2003), dibeli 2009 seharga Rp150 juta
  • Kijang Innova (buatan 2005), dibeli 2009 seharga Rp150 juta
  • Daihatsu (buatan 2008), dibeli 2008 seharga Rp90 juta
  • Daihatsu (buatan 2008), dibeli 2008 seharga Rp90 juta
  • Daihatsu (buatan 2008), dibeli 2008 seharga Rp90 juta

(Dalam LHKPN 2011 maupun LHKPN 2016, tercatat ada penulisan mobil Daihatsu 2008 sebanyak tiga kali, tanpa menyebutkan jenis/tipe kendaraan).

Selain kendaraan bermotor, Bambang Soesatyo juga memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bogor, Jakarta Pusat, Purbalingga hingga Banjarnegara, dengan nilai Rp38.717.572.000 (Rp38,7 miliar).

Selain itu, ada juga harta berupa logam mulia senilai Rp988 juta, surat berharga senilai Rp120 juta serta giro dan setara kas senilai Rp4,1 miliar. *

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang