Tagih Relokasi, Seratusan Warga Pantai Boom Banyuwangi Demo Bawa Keranda

"Bukan melawan kita tidak punya kekuatan terus terang kita menyerah, tapi ya dimanusiakan kita-kita ini."

Rabu, 04 Jan 2017 18:11 WIB

Demo warga Pantai Boom Kelurahan Mandar Banyuwangi tagih janji relokasi. Rabu (04/01). (Foto: KBR/Hermawan A.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Banyuwangi- Warga Pantai Boom Kelurahan Mandar  Banyuwangi Jawa Timur, mendatangi  gedung  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat Rabu (4/1/2017). Kedatangan warga ini untuk menolak digusur dari lokasi tempat tinggalnya yang menjadi milik PT Pelindo III Banyuwangi.

Sambil membawa keranda mayat dan sejumlah poster, puluhan warga menggelar orasi di dalam gedung dewan.  Salah satu warga Hanafi Purwanto mengatakan, PT Pelindo  III Banyuwangi dinilai belum menyiapkan  tempat relokasi rumah mereka sehubungan dengan dampak dibangunnya pelabuhan Marina di pantai boom.

Kata Hanafi warga mengaku pasrah jika  digusur,  sebab tanah tersebut hanya bersatus hak guna pakai.  Namun mereka menginginkan rasa kemanusiaan PT Pelindo terkait kesiapan relokasi tempat tinggal warga.

Menurut warga sampai saat ini lahan yang digunakan relokasi hanya  lahan kosong. Padahal sebelumnya warga yang terdampak dijanjikan akan dibangun rumah semi permanen oleh PT Pelindo properti Indonesia (PPI) selaku anak perusahaan PT Pelindo III Banyuwangi.

“Kita akan Bertahan sebelum ada kesepakatan. (Artinya melawan relokasi itu?) Bukan melawan kita tidak punya kekuatan terus terang kita menyerah, tapi ya dimanusiakan kita-kita ini. Masalahnya seperti yang dikatakan tadi, dia bukan eksekutor hanya mediator kalau disini mentok kita akan ke Provinsi,” kata Hanafi Purwanto, Rabu (4/1/2017).

Sementara itu, Supervisor Marketing PPI Nurilma Septanti memaparkan,   relokasi warga Boom ke lahan PT KAI Ketapang, Kecamatan Kalipuro sudah final. Ketegasan itu merujuk keputusan PT Pelindo III Banyuwangi tertanggal 21 November 2016.
Kata dia, keputusan PT PPI dan PT Pelindo III Banyuwangi  ini tidak akan berubah. Lahan di Ketapang merupakan solusi terbaik yang disediakan.

PT Pelabuhan Indonesia III telah memulai pembangunan marina di kawasan Pantai Boom, Banyuwangi. Dermaga kapal siar ini nantinya akan dibangun dengan konsep yang terintegrasi dengan pengembangan berwawasan lingkungan dan  mengakomodir kearifan lokal.

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), lewat anak usahanya, yaitu PT Pelindo Properti Indonesia dan Pemkab Banyuwangi akan memulai pengembangan Boom Marina Banyuwangi, sebuah kawasan dermaga dengan segala fasilitas pendukung untuk yacht (kapal layar ringan). Kawasan Boom Marina Banyuwangi akan dibangun di area seluas 44,2 hektar, dan direncanakan mampu menampung 150 kapal pesiar.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Mendes Akui Sudah Tahu Soal WTP Sebelum Diumumkan

  • Polisi Dalami Keterlibatan Oknum Anggotanya yang Diduga Terima Suap dari Uber
  • Fraksi PDIP Ganti Posisi Masinton di Pansus KPK
  • Susi bagikan 690 paket alat tangkap ikan ramah lingkungan