Polisi Buru Pelaku Sindikat Perdagangan Anak ke Malaysia

Pelaku berinisal ACO dan ITA memperdagangkan anak-anak untuk dijadikan pekerja seks di Malaysia.

Minggu, 08 Jan 2017 16:12 WIB

Ilustrasi. Foto: Antara

KBR, Jakarta- Bareskrim Polri memburu dua orang pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke wilayah Malaysia berinisal ACO dan ITA. Juru bicara Polri, Martinus Sitompul mengatakan, keduanya bekerjasama dengan tersangka Reni Sulastri yang telah ditangkap sebelumnya. Mereka memperdagangkan anak-anak untuk dijadikan pekerja seks di Malaysia.

"Kita sudah bekerja sama dengan KJRI, Konsulat Jenderal Republik Indonesia yang ada di Kuching Malaysia untuk melakukan upaya-upaya tindakan penangkapan terhadap tersangaka ACO dan ITA yang bertindak selaku perekrut serta mengirim ke wilayah malaysia. Sehingga patut diduga yang bersangkutan ini merupakan bagian dari sindikat perdagangan orang," kata Martinus kepada KBR, Minggu (07/01/12).

Martinus mengatakan, dua anak berinisial NA (16 tahun) dan N (15 tahun) menjadi korban sindikat perdagangan orang ke Malaysia. Kedua korban yang berasal dari Indramayu ini diming-imingi bekerja di restoran dengan gaji besar. Namun ternyata korban dipekerjakan sebagai pekerja seks di sana.

"Mereka diberangkatkan ke Malaysia melalui Entikong tanpa dokumen Paspor," ujarnya.

Martinus menuturkan, salah seorang korban berhasil melarikan diri saat akan dipindah ke daerah Bintalu, Serawak, Malaysia. Ia kemudian menghubungi orang tuanya di Indramayu. Setelah itu orang tuanya melapaorkan kasus ini ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching Malaysia.

"Korban dijemput KJRI dan dipulangkan ke Indonesia dengan dokumen SPLP dan diterima pihak BNP2TKI," tambah Martinus.

Satgas TPPO Bareskrim Polri bekerja sama dengan Kepolisian Malaysia untuk mengejar anggota sindikat perdagangan anak di bawah umur ini. Martinus mengatakan, koordinasi dengan Kepolisian Malaysia juga untuk menelusuri dugaan korban-korban lainnya.

Satgas TPPO Dittipidum Bareskrim Polri menangkap tersangka Reni pada Jumat (06/01/12) kemarin di Indramayu, Jawa Barat. Tersangka Reni sudah ditahan dan masih dalam pemeriksaan intensif.

Berita lain: Malaysia Deportasi TKI Asal Bondowoso


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau