Polda Metro Akan Cek Laporan Mandek Antasari

Laporan kasus yang mandek yaitu penyalahgunaan teknologi informasi dan sumpah palsu saksi.

Rabu, 25 Jan 2017 21:03 WIB

Gedung Polda Metro Jaya. Foto: Nurjiyanto/KBR

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Kepolisian Jakarta mempersilakan Antasari Azhar menempuh jalur hukum terkait mandeknya laporan kasus bekas Ketua KPK tersebut. Laporan kasus yang mandek yaitu penyalahgunaan teknologi informasi dan sumpah palsu saksi. Menurut pihak Antasari, keduanya dibuat setelah vonis bersalah atas kliennya.

Selain itu, menurut juru bicara Kepolisian Jakarta, Argo Yuwono, pihaknya akan mengecek kembali laporan tersebut.

"Ya silakan saja itu hak mereka. Ada bukti baju, peluru dan sms ancaman yang sudah dilaporkan, tiga tahun tidak ditindaklanjuti? Silakan saja tidak masalah, nanti kita cek kembali kasusnya. Dari pada dari pada lebih baik pada jalur yang bisa kita arahkan, jalur praperadilan bisa," jelas Argo Yuwono kepada KBR, Rabu (25/1/2017).

Argo Yuwono menambahkan, dirinya belum mendapatkan informasi detail soal kasus Antasari Azhar.

Koordinator Kuasa Hukum Antasari, Boyamin Saiman mengatakan bakal meminta Polda Metro Jaya menindaklanjuti dua laporan mereka, sebelum mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Antara lain mengenai penyalahgunaan teknologi informasi dan sumpah palsu saksi. Keduanya dibuat setelah vonis bersalah atas kliennya.

Kemungkinan PK muncul, usai tim kuasa hukum Antasari menerima salinan Keputusan Presiden (Keppres) tentang grasi dari Kepaniteraan Pengadilan Jakarta Selatan. Selain mendapat pengurangan hukuman selama 6 tahun, Boyamin pun menuturkan, grasi tersebut juga mengembalikan hak-hak kliennya sebagai masyarakat.


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

KPK Periksa Dokter Bimanesh

  • Pimpinan DPR Tunda Pembahasan Usulan Pergantian Fahri Hamzah
  • Airlangga Tak Masuk Gerbong Reshuffle, Ini Alasan Jokowi-JK
  • KPPU Medan Sebut Impor Beras Jangan Masuk ke Sumut

Lewat olahraga kita bisa menyuarakan sesuatu dan bahkan menggalang dana