Kapal Terbakar di Perairan Angke, 23 Orang Tewas

Evakuasi korban Kapal Zahro Express yang terbakar di perairan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Provinsi DKI Jakarta masih dilakukan.

Minggu, 01 Jan 2017 15:18 WIB

Petugas gabungan mengevakuasi korban yang terbakar di dalam kapal motor Zahro Express di dermaga Muara Angke, Jakarta, Minggu (1/1). Foto: Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Sebanyak 23 orang tewas dalam kebakaran kapal wisata Zahro Express, Minggu (1/1/2017). Staf Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalop) BPBD DKI Jakarta, Fadli mengatakan, korban tewas beberapa di antaranya sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo atau RSCM dan sebagian lagi masih dievakusi di Muara Angke. Sementara untuk korban luka saat ini dirawat di RS Atma Jaya, Jakarta Utara.

"Yang luka-luka ada di RS Atma Jaya, kalau yang tewas ada di RSCM, dan sebagian lagi masih di evakuasi. Pokoknya masih berkembang, 23 orang tewas, baru beberapa menit lalu, dari Damkar," ujarnya kepada KBR, Minggu (1/1/2017)

Evakuasi korban Kapal Zahro Express yang terbakar di perairan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Provinsi DKI Jakarta masih dilakukan. Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran DKI, Polri, BPBD DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, TNI, Dinas Kesehatan  PMI, SKPD, dan relawan.

Kapal terbakar sekitar 1 mil sebelah Barat Muara Angke saat membawa 200an penumpang yang sebagian besar akan berwisata ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu pada Minggu (1/1/2017) pukul 08.45 Wib.

Menurut juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, kapal sudah berhasil ditarik oleh Kapal Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di pelabuhan Muara Angke. Kondisi kapal gosong dan rusak berat.


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Paripurna DPR untuk Tentukan Perppu Ormas

  • Departemen Keamanan Dalam Negeri AS Sikapi Penolakan Gatot
  • Presiden Belum Izinkan Gatot ke AS
  • Penghargaan FIFA, Tahunnya Real Madrid