Buku Jokowi Undercover. (Foto: KBR/Gilang R.)


KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menyatakan buku Jokowi Undercover karya Bambang Tri Mulyono tidak layak dibaca maupun dikomentari. Jokowi beralasan, penulis buku mengabaikan kaidah-kaidah ilmiah.

Selain itu kata Jokowi, materi buku tidak dilandaskan pada sumber dan data yang valid.

"Setiap pembuatan buku itu kan mestinya ada kaidah-kaidah ilmiah. Ada materi, data-data yang tentunya harus diperdalam di lapangan. Ada sumber-sumber yang kredibel, bisa dipercaya yang bercerita tentang itu. Kalau data-datanya tidak ilmiah, sumber-sumbernya tidak jelas ya, kenapa saya harus baca dan kenapa saya harus mengomentari,"  kata Jokowi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/1/2017).

Sebelumnya, Bambang Tri Mulyono, ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyebaran kebencian dan berbau SARA karena menulis buku Jokowi Undercover. Bambang dititipkan di tahanan Polda Metro Jaya akhir tahun lalu (30/12/2016). Kasus ini tengah disidik oleh Bareskrim Polri.


Editor: Rony Sitanggang

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!