Buku Jokowi Undercover, Ini Kata Jokowi

"Kalau data-datanya tidak ilmiah, sumber-sumbernya tidak jelas ya, kenapa saya harus baca dan kenapa saya harus mengomentari,"

Senin, 16 Jan 2017 13:40 WIB

Buku Jokowi Undercover. (Foto: KBR/Gilang R.)


KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menyatakan buku Jokowi Undercover karya Bambang Tri Mulyono tidak layak dibaca maupun dikomentari. Jokowi beralasan, penulis buku mengabaikan kaidah-kaidah ilmiah.

Selain itu kata Jokowi, materi buku tidak dilandaskan pada sumber dan data yang valid.

"Setiap pembuatan buku itu kan mestinya ada kaidah-kaidah ilmiah. Ada materi, data-data yang tentunya harus diperdalam di lapangan. Ada sumber-sumber yang kredibel, bisa dipercaya yang bercerita tentang itu. Kalau data-datanya tidak ilmiah, sumber-sumbernya tidak jelas ya, kenapa saya harus baca dan kenapa saya harus mengomentari,"  kata Jokowi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (16/1/2017).

Sebelumnya, Bambang Tri Mulyono, ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyebaran kebencian dan berbau SARA karena menulis buku Jokowi Undercover. Bambang dititipkan di tahanan Polda Metro Jaya akhir tahun lalu (30/12/2016). Kasus ini tengah disidik oleh Bareskrim Polri.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Mendes Akui Sudah Tahu Soal WTP Sebelum Diumumkan

  • Polisi Dalami Keterlibatan Oknum Anggotanya yang Diduga Terima Suap dari Uber
  • Fraksi PDIP Ganti Posisi Masinton di Pansus KPK
  • Susi bagikan 690 paket alat tangkap ikan ramah lingkungan