Petani Lembang Raup Untung dari Mawar

Mawar adalah primadona para petani di Desa Cihideung Parongpong. Sepuluh tahun silam, situasinya beda. Yang lebih banyak ditanam petani lokal justru sayur. Tapi saat masih bertanam sayur, petani harus membongkar kebunnya empat kali dalam setahun.. Juga be

Rabu, 04 Des 2013 15:51 WIB

Mawar adalah primadona para petani di Desa Cihideung Parongpong. Sepuluh tahun silam, situasinya beda. Yang lebih banyak ditanam petani lokal justru sayur. Tapi saat masih bertanam sayur, petani harus membongkar kebunnya empat kali dalam setahun.. Juga berhadapan dengan harga jual sayur yang tak pasti.  


Klik untuk membaca artikel selengkapnya..

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kepala KSP Moeldoko Tepis Anggapan Miring

  • Izin Impor Beras Dialihkan, PT PPI Tak Keberatan
  • BNPB Siapkan Anggaran Rp 166 Miliar untuk Perbaiki Rumah Korban Banjir Bima
  • PS TNI Gagal Menang Melawan 10 Pemain Persebaya

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.