Perempuan Perkasa Melintas Sumatera dengan Kursi Roda Bermotor

Berkampanye soal fasilitas publik yang mudah diakses penyandang disabilitas.

Jumat, 10 Okt 2014 11:01 WIB

KBR, Jakarta - Sri Lestari adalah seorang perempuan hebat. Tidak percaya? Coba bayangkan diri Anda naik motor, melintas Sumatera. Banyak yang langsung mengeluh 'panas' atau 'malas' karena perjalanan jauh. Tapi tidak bagi Sri Lestari.

Jangan lupa, Sri Lestari adalah seorang penyandang paraplegia. Artinya, tubuhnya lumpuh dari ulu hati sampai ujung kaki. Kursi roda tak ubahnya kaki bagi Sri. Dan Sri menempuh perjalanan lintas Sumatera ini di atas motor yang sudah dimodifikasi sehingga bisa mengangkut kursi rodanya.

Sepanjang ratusan kilometer itu Sri bertemu teman-teman sesama penyandang disabilitas sekaligus berkampanye soal pentingnya fasilitas publik yang bisa diakses orang-orang seperti dirinya.

Sri berulang kali menekankan kalau dia dan teman-temannya tidak minta diistimewakan. "Beri kami kepercayaan, beri kami kesempatan, beri kami akses," seolah jadi mantra bagi Sri Lestari selama berkampanye.

Cerita lengkap perjalanan Sri Lestari bisa dibaca di sini: Walau Disabel, Sri Lestari Jelajahi Sabang Hingga Jakarta


Ketika di kantor KBR, Sri juga menjajal akses yang tersedia di kantor kami. Apa komentarnya? Klik untuk simak videonya.



 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.