Menyambangi Kuburan Batu Unik di Tana Toraja

Hari sudah malam ketika mobil yang kami tumpangi memasuki kota Rantepao ibu kota Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Setelah berkeliling untuk mencari penginapan akhirnya menemukan wisma yang letaknya di pinggir jalan.

Rabu, 09 Okt 2013 15:30 WIB

Tana Toraja adalah perpaduan antara agama, adat istiadat, seni dan budaya yang berjalan selaras. Tana Toraja terkenal dengan upacara pesta kematian (Rambu Solo) dan kuburan batu. Hal ini yang menjadikan daya tarik wisatawan lokal bahkan tersohor sampai ke mancanegara. Di Tana Toraja upacara pesta kematian lebih meriah jika dibandingkan dengan pesta pernikahan. Orang Toraja menganggap bahwa kematian adalah hal yang sakral. Kematian adalah bukan akhir dari perjalanan hidup seseorang. Mereka percaya ketika meninggal, arwah seseorang akan melakukan perjalanan menuju tempat bernama Puya. Untuk mempermudah perjalanan arwah tersebut, keluarga yang ditinggalkan akan mempersembahkan atau menyembelih kerbau sebagai kendaraan dan babi sebagai makanan.


Artikel selengkapnya...

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Jepang Jadi Pendana Kereta Semi-Cepat Jakarta-Surabaya

  • KLHS Pegunungan Kendeng Rampung Disusun
  • KKP Klaim 3 Tahun Belakangan Stok Ikan Meningkat
  • KPU: Belum Ada Bakal Pasangan Calon Pilkada Kota Bandung yang Lengkapi Persyaratan

Satu keluarga bisa jadi kesulitan makan, yang lain punya kelebihan makanan.