Advertorial: Best Western Mangga Dua Hotel & Residence Gelar Napak Tilas & Ramah Tamah Be

Senin, 29 Agus 2016 13:00 WIB

Masih dalam rangka peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 71, Best Western Mangga Dua Hotel & Residence menggelar acara bertajuk ‘Napak Tilas & Ramah Tamah Bersama LVRI’. Acara ini digelar pada hari Kamis, 25 Agustus 2016 pukul 10.00 - 14.00 WIB di Sunda Kelapa Lounge yang terletak di area lobi hotel.

“Acara ini terselenggara sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kami terhadap jasa para pahlawan yang memperjuangkan kedaulatan bangsa ini,“ kata Gustaf Adolf, General Manager Best Western Mangga Dua Hotel & Residence, dalam sambutannya.

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara khidmat dan diikuti oleh seluruh veteran. Keharuan tampak menyelimuti raut wajah para veteran ketika mengumandangkan lagu kebangsaan tersebut, terlebih lagi ketika mereka selanjutnya disuguhi film dokumenter tentang perjuangan mempertahankan kedaulatan bangsa. Meskipun sudah berusia lanjut, namun semangatnya masih tampak berkobar ketika mereka diberikan kesempatan untuk menceritakan pengalaman mereka pada zaman perang dahulu.
Acara diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai kenang – kenangan kepada Bapak Adi Mulyo selaku Katua Legiun Veteran Republik Indonesia DKI Jakarta dan juga penyerahan donasi berupa bahan kebutuhan pokok kepada para veteran tersebut.
 
***


BEST WESTERN Mangga Dua Hotel & Residence Jakarta adalah hotel bintang empat yang terletak di kawasan perbelanjaan Mangga Dua atau tepatnya di Jalan Mangga Dua Abdad No. 111, Jakarta Pusat. Hotel ini memiliki total 168 kamar yang terdiri dari Superior, Deluxe, Super Deluxe, dan Suite. Fasilitas yang terdapat di hotel ini adalah Batavia Coffee Shop, Sunda Kelapa Lounge, Grand Ballroom dan meeting room, kolam renang, pusat kebugaran, sauna, dan spa.  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

BPK Segera Jatuhkan Sanksi ke Auditor Penerima Suap Moge

  • Bekas KASAU Minta Film G30S Tidak Disiarkan di TV
  • Beredar SK Dukung Emil, Golkar Jabar Tunggu Putusan Resmi DPP
  • LN: Korban Gempa Meksiko Capai Lebih dari 270 Orang