Kota Tua: Bangunan Kuno, Jiwa Baru

Tidak ada yang abadi di dunia ini. Kejayaan pun tak berkutik dengan waktu, terlebih jika tidak ada upaya menghidupkan makna kejayaan itu.

Jumat, 15 Agus 2014 15:14 WIB

KBR, Jakarta - Tidak ada yang abadi di dunia ini. Kejayaan pun tak berkutik dengan waktu, terlebih jika tidak ada upaya menghidupkan makna kejayaan itu.

Salah satu sisa kejayaan masa lalu tampak di "Boekhandel" yang dulu jadi toko buku terbesar di Asia Tenggara. Tapi kini lihatlah gedung ini, runtuh satu per satu dimakan usia. Toko buku ini adalah satu dari 18 bangunan kuno yang jadi sasaran pemugaran oleh Jakarta Old Town Revitalization Corp (JOTRC) mulai tahun depan.

Gedung tua pertama yang direvitalisasi JOTCR adalah kantor pos yang ada di seberang Museum Fatahillah. Kini kantor pos tampak segar dengan tambahan galeri seni di lantai dua.

Geliat perubahan Kota Tua tak semata-mata berada di tangan pemerintah. Komunitas pekerja seni yang ada di Kota Tua juga berperan besar dalam memberikan suntikan semangat dan jiwa baru bagi Kota Tua, sebagai cikal bakal lahirnya kota metropolitan Jakarta.


Foto: Catrin Sinaga, Dwiki Dewantoro



Kota Tua Jakarta: Memberikan Jiwa Baru pada Raga yang Lama (1)
Kota Tua Jakarta: Memberikan Jiwa Baru pada Raga yang Lama (2)
Kota Tua Jakarta: Memberikan Jiwa Baru pada Raga yang Lama (3)
Kota Tua Jakarta: Memberikan Jiwa Baru pada Raga yang Lama (4)


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.