Omah Munir, Mengenang dan Belajar dari Perjalanan Hidup Munir

Munir layak dijadikan sebagai idola bagi anak muda dan juga seluruh rakyat Indonesia. Itulah ungkapan yang dilontarkan penyanyi Glenn Fredly saat hadir dalam acara penggalangan dana untuk pembangunan Omah Munir, di Kedai Tempo, Rabu (21/8).

Kamis, 22 Agus 2013 11:56 WIB

KBR68H – Munir layak dijadikan sebagai idola bagi anak muda dan juga seluruh rakyat Indonesia. Itulah ungkapan yang dilontarkan penyanyi Glenn Fredly saat hadir dalam acara penggalangan dana untuk pembangunan Omah Munir, di Kedai Tempo, Rabu (21/8).

Glenn bukan satu-satunya artis yang menyempatkan diri untuk datang. Ada Tompi, Happy Salma dan juga Melanie Subono. Kepedulian kepada Munir dan juga niat Suciwati untuk membangun museum untuk mengenang suaminya itu juga datang dari sejumlah tokoh.

Sebut saja ekonom Faisal Basri, bekas aktivis Fadjrul Rakhman hingga Menteri BUMN Dahlan Iskan. Inti dari acara yang digagas Suciwati dan dibantu oleh KBR68H serta Green Radio itu adalah mengajak Sahabat Munir untuk membantu mewujudkan pembangunan Omah Munir.

Nantinya, Omah Munir akan menjadi seperti museum yang akan berisi perjalanan hidup Munir dalam memperjuangkan HAM. Tidak harus ke Batu, Jawa Timur untuk bisa mengunjungi Omah Munir. Bagi yang terhambat dengan jarak, anda bisa berkunjung ke www.omahmunir.com untuk melihat melalui dunia maya isi dari Omah Munir.

Wujud dari Omah Munir secara fisik dan virtual di dunia maya memang belum ada. Masih perlu dana untuk merealisasikan hal tersebut. Penggalangan dana yang digelar di Kedai Tempo baru langkah awal untuk mewujudkan Omah Munir. Meski sudah meninggalkan kita semua sejak 2004, Munir akan selalu tetap hidup melalui semangatnya menegakkan HAM dan memberantas korupsi dari Negeri ini.

Foto: Aulia Green Radio

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?