Berpetualang ke Desa Krisis Listrik di Maros

KBR68H, Maros - Mengunjungi Sulawesi Selatan, bukan hanya ke Pantai Losari. Di sana ada desa yang baru merasakan listrik selama 3 tahun terakhir sejak kemerdekaan RI di tahun 1945.

Senin, 12 Agus 2013 13:57 WIB

KBR68H, Maros - Mengunjungi Sulawesi Selatan, bukan hanya ke Pantai Losari. Di sana ada desa yang baru merasakan listrik selama 3 tahun terakhir sejak kemerdekaan RI di tahun 1945. Namanya Desa Barugae. Listrik di sana bukan pemberian dari Negara. Melainkan pemberian dari alam lewat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Permintaan PAN Mundur Dari Kabinet Bisa Jadi Masukan Presiden

  • Dua Eksekutor Penembak Gajah di Aceh Tengah Ditangkap
  • Diduga terkait Terorisme, Kuwait Usir Duta Besar Iran
  • Marcos Rojo Terancam Absen sampai 2018

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.