Catatan Perjalanan, Upaya Atasi Kejahatan Seksual di Indonesia

Nicole Curby, mencari tahu langkah apa yang diambil di tingkat akar rumput, untuk mendukung penyintas kekerasan seksual di Indonesia.

Jumat, 27 Mei 2016 10:54 WIB

Pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis 14 tahun di Bengkulu bulan lalu memicu kemarahan masyarakat.

Kasus ini memicu demonstrasi di jalanan dan aksi penyalaan lilin sekaligus suara yang menuntut hukuman bagi pelaku kejahatan seksual diperberat. 

Pekan ini Presiden Joko Widodo sudah menandatangani aturan yang memungkinkan pelaku dikebiri secara kimia dan dipasangi alat deteksi elektronik.

Dari Jakarta, Nicole Curby, mencari tahu langkah apa yang diambil di tingkat akar rumput, untuk mendukung penyintas kekerasan seksual di Indonesia. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPPU Belum Temukan Indikasi Monopoli PT IBU

  • Menristek Bakal Tindak Dosen HTI Sesuai Prosedur
  • PUPR Kejar Sejumlah Ruas Trans Sumatera Beroperasi 2018
  • Kelangkaan Garam, Kembali ditemukan Garam Tak Berlogo BPOM

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.