Kegiatan Sosialisasi Kartu Jakarta Pintar (KJP) 2015

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mengadakan sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah yang ada di Jakarta dan Kepulauan Seribu.

Kamis, 21 Mei 2015 15:04 WIB

Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2012 lalu, kini akan mengalami perubahan dalam pencairan dana. Sebelumnya KJP bisa digunakan untuk transaksi tarik tunai, namun tahun ini KJP hanya bisa digunakan untuk metode transaksi elektronik atau non-tunai.

Menindaklanjuti perubahan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta akan mengadakan sosialiasi kepada seluruh kepala sekolah yang ada di Jakarta dan Kepulauan Seribu.

“Tujuan kegiatan sosialisasi ini agar semua informasi tentang perubahan pecairan dana KJP tersampaikan dengan baik. Selain itu, kami juga ingin seluruh kepala sekolah ikut berpartisipasi mengawasi program KJP,” kata Arie Budhiman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan Sosialisasi Pencairan Dana Kartu Jakarta Pintar diharapkan dapat menjadi informasi terpusat bagi seluruh kepala sekolah untuk disampaikan lagi kepada para siswa calon penerima KJP. Sosialisasi pencairan KJP 2015 di 11 Sudin Pendidikan di Jakarta akan dilakukan mulai tanggal 21 Mei - 5 Juni 2015 dengan launching kegiatan dilaksanakan di SMK 56 Pluit Jakarta Utara. Total jumlah peserta kegiatan sosialisasi ini sebanyak 6.000 kepala sekolah. Sedangkan sosialisasi pendataan calon peserta KJP baru  untuk tahun 2016 direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Juli 2015.


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

ICW Curiga Kekayaan Setya Novanto yang Sebenarnya

  • Aktivitas Gunung Agung Meningkat, Warga Tetap Diminta Tak Panik
  • Suu Kyi Berharap Capai Perjanjian dengan Bangladesh Soal Rohingya
  • Marquez: Kecelakaan Bantu Saya Raih Juara Dunia