Teater Gandrik "Gundala Gawat"

Rabu, 08 Mei 2013 11:56 WIB

Teater Gandrik tampil kembali mengangkat lakon “ Gundala Gawat” karya Goenawan Mohamad, di  Concert Hall, Taman Budaya Yogya 16 dan 17 April, dan di Graha Bakti Budaya TIM Jakarta, 26 dan 27 April lalu.

Seperti biasanya, penampilan Gandrik selalu menjanjikan sebuah pemanggungan yang penuh tawa, apalagi dengan dukungan aktor-aktor kawakan Teater Gandrik seperti Susilo “den baguse” Nugroho, Butet Kartaredjasa, Djaduk Ferianto, Jujuk Prabowo, dan beberapa aktor muda lainnya seperti Broto, Ucup, Atut, Feri, Nunung, Linda, serta pemain tamu dari Teater Garasi seperti Gunawan Maryanto dan Jamaluddin Latief. Pertunjukan yang musiknya digarap Djaduk Ferianto ini akan semakin menarik karena seniman Hasmi, pencipta tokoh komik Gundala, turut serta memainkan karakter dirinya. Jadi, antara fiksi dan realitas akan campur aduk, namun tetap dalam ciri pemanggungannya yang segar, cerdas dan penuh kelakar.

Lakon “Gundala Gawat” merupakan ekspresi kegemasan para superhero atas terjadinya berbagai kejahatan, utamanya kejahatan korupsi. Hasmi, pencipta tokoh Gundala, mengundang para superhero seperti Aquanus, Pangeran Melar, Sun Bokong, Jin Kartubi untuk bersekutu menyelamatan negeri yang eksistensinya terancam. Mereka bersatupadu di Pusat Pengerahan Tenaga Superhero, bahkan Hasmi menciptakan tokoh superhero baru bernama Agen X-9, untuk bersama-sama melawan Gerombolan Harimau Lapar yang ternyata selama ini ternyata menjadi dalang setiap kejahatan yang dilakukan secara terencana dan sistemik.   

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Yusril Fokus Gugat Presidential Threshold ke MK

  • Presiden Minta OJK Berkontribusi Pada Kelancaran Pembangunan
  • Kadis Perpustakaan: Minat dan Budaya Baca di Aceh Rendah
  • Maitimo: Persija Cuma Menang Beruntung

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.