LIVE STREAMING

Bali, Bali, Bali...

Rabu, 22/05/2013 15:49 WIB

Apa lagi yang bisa ditulis tentang Bali?
Catharina Boer, seorang perempuan penyair Belanda, mengguratkan impresinya tentang Bali:

Fresh flowers at my feet,
gift for friendly gods, trampled,
dried out in a day.
Scattered the ashes as a surprise
on our guileless path of the deads.

Kembang persembahan, sesaji, memang masih gampang kita dapati. Di jalanan, di sudut-sudut pura, bahkan di dashboard atau kaca mobil -- demi keselamatan, sesaji kembang itu yang membuat kita sadar ada di mana.

Debur Kuta, juga Sanur, masih sama seperti sepuluh atau bahkan lima belas tahun lampau. Tapi Bali terus bergerak. Ia pernah dihantam sekelompok setan, yang membunuh ratusan manusia, dalam ledakan bom. Terorisme -- betapa kata ini begitu asing di pulau yang dihuni para dewata dan kumpulan bidadari?

Namun Bali tak menyerah. Kita tak pernah bosan mengunjunginya. Dingin semilir angin Kintamani, kemegahan struktur bangunan Pura Besakih. Atau dengarkan debur ombak yang menghantam dinding-dinding karang pura Tanah Lot.

Bali, Bali, Bali. Pulau ini ditakdirkan untuk dicintai. Meski pada sebagian sisinya, komersialiasi akibat pertumbuhan turisme, menjadikan tanah para pelarian Majapahit ini tak sepenuhnya nirwana.

....dream in his eyes
that also had been saved out of waves.
Left, in his cloth his little sorrow.


Bali, Bali, Bali. Mungkin di antara kita pernah menemukan cinta di sana.


Foto-foto: Heru Hendratmoko/KBR68H

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!