Simposium Nasional

Dalam simposium ini, hadir 200 undangan dari berbagai kalangan mulai dari akademisi, pendamping korban, penyintas dan pelaku yang mengalami peristiwa itu.

Selasa, 19 Apr 2016 18:00 WIB

Simposium Nasional bertajuk "Membedah Tragedi 1965" dengan pendekatan kesejarahaan digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta selama dua hari pada 18-19 April 2016. Dalam simposium ini, hadir 200 undangan dari berbagai kalangan mulai dari akademisi, pendamping korban, penyintas dan pelaku yang mengalami peristiwa itu. Dan ini, kali pertama mereka dipertemukan! 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kepala KSP Moeldoko Tepis Anggapan Miring

  • Izin Impor Beras Dialihkan, PT PPI Tak Keberatan
  • BNPB Siapkan Anggaran Rp 166 Miliar untuk Perbaiki Rumah Korban Banjir Bima
  • PS TNI Gagal Menang Melawan 10 Pemain Persebaya

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.