Melihat Trofi Liga Champions dari Dekat

Trofi liga Champions yang merupakan trofi paling bergengsi di kompetisi Eropa hadir di Jakarta, akhir pekan lalu. Kehadiran trofi tersebut ditemani dua pesepakbola yang sudah tidak asing lagi bagi pencinta sepakbola di Indonesia. Mereka adalah Freddie Lju

Senin, 15 Apr 2013 14:51 WIB

Trofi liga Champions yang merupakan trofi paling bergengsi di kompetisi Eropa hadir di Jakarta, akhir pekan lalu. Kehadiran trofi tersebut ditemani dua pesepakbola yang sudah tidak asing lagi bagi pencinta sepakbola di Indonesia. Mereka adalah Fredrik Ljungberg dan Steve McManaman.

Ljungberg yang merupakan bekas pemain Arsenal ditunjuk sebagai duta Heineken, perusahaan bir yang menjadi sponsor kedatangan trofi liga Champions ke Jakarta. Sedangkan McManaman yang merupakan bekas pemain Liverpool dan Real Madrid adalah duta untuk UEFA.

Selain dua pemain tersebut, ada satu lagi yang juga ikut datang ke Jakarta. Dia adalah Christian Karembeu, bekas pemain Middlesbrough dan juga Real Madrid. Kehadiran Karembue bisa dianggap kejutan karena sebenarnya dia tidak masuk daftar bekas pemain yang akan hadir di Jakarta.

Ljungberg mengatakan, trofi liga Champions merupakan idaman seluruh pesepakbola di Eropa.

“Memegang trofi liga Champions merupakan impian terbesar seluruh pesepakbola. Heineken telah memberikan kesempatan kepada pecinta sepakbola di Indonesia untuk melihat dari dekat. Saya bangga bisa menjadi bagian dari acara Trophy Tour kali ini,”kata Ljungberg.

Steve McMananan yang sudah dua kali mengangkat trofi liga Champions sebanyak dua kali bersama Real Madrid membenarkan pernyataan Ljungberg.

“Saya sangat beruntung bisa memegang trofi ini dua kali selama karir saya sebagai pesepakbola. Trophy Tour ini benar-benar pengalaman yang tak terlupakan untuk seluruh pecinta sepakbola,”pungkas McManaman.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Permintaan PAN Mundur Dari Kabinet Bisa Jadi Masukan Presiden

  • Dua Eksekutor Penembak Gajah di Aceh Tengah Ditangkap
  • Diduga terkait Terorisme, Kuwait Usir Duta Besar Iran
  • Marcos Rojo Terancam Absen sampai 2018

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.