Selamat Ulang Tahun, Green Radio!

Enam tahun mengabarkan isu lingkungan dan memperkenalkan gaya hidup hijau.

Senin, 03 Mar 2014 17:00 WIB

KBR68H, Jakarta – Hari ini Green Radio merayakan ulang tahunnya yang ke-6. Selama enam tahun pula, Green Radio aktif mengabarkan isu-isu lingkungan sekaligus berupaya memperkenalkan gaya hidup hijau yang ramah lingkungan. 


Perayaan digelar secara sederhana di Kedai Tempo, persis di bawah studio Green Radio di Jalan Utan Kayu nomor 68H, Jakarta Timur. Di area luar kedai ada sejumlah meja yang menjajakan dagangan seperti sayuran dari Sarongge. Juga ada meja yang menyuarakan kampanye lingkungan seperti Greenpeace dengan Protect Paradise. 


Karena misi utama Green Radio adalah memberikan informasi soal gaya hidup hijau, maka perayaan ulang tahun kali ini juga diisi diskusi dengan Waste4Change – sebuah kelompok anak muda yang berupaya membersihkan Bandung dari sampah. Gerakan ini juga yang ingin ditularkan di Jakarta, Bogor dan tentu kota-kota lain demi ikut mendukung program pemerintah, Indonesia Bebas Sampah 2020. 


Yang menjadi bintang dalam acara perayaan ulang tahun Green Radio kali ini tentu saja Robi, yang hadir tanpa bandnya, Navicula. Navicula dikenal sebagai band yang kerap menyuarakan isu lingkunga, salah satunya “Busur Hujan” yang syuting video klipnya dilakukan di atas kapal Greenpeace, Rainbow Warrior. 


Begitu malam tiba, Direktur Green Radio Tosca Santoso memotong tumpeng di hadapan seluruh kru Green Radio dan undangan yang hadir sembari diiringi doa untuk masa depan Green Radio yang semakin cemerlang. Malam perayaan makin terasa berisi dengan acara Kongkow Ijo, masih dengan tema sampah. 


Selamat ulang tahun Green Radio, jaya terus di udara dan terus kabarkan soal gaya hidup hijau ya!



Green Radio bersiaran di 89.2 FM. Di Jakarta, Green Radio menyiarkan program-program KBR68H secara reguler kepada pendengarnya. Green Radio juga baru-baru ini membuka jaringan pertamanya yaitu Green Radio di Pekan Baru. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kepala KSP Moeldoko Tepis Anggapan Miring

  • Izin Impor Beras Dialihkan, PT PPI Tak Keberatan
  • BNPB Siapkan Anggaran Rp 166 Miliar untuk Perbaiki Rumah Korban Banjir Bima
  • PS TNI Gagal Menang Melawan 10 Pemain Persebaya

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.