Oz The Great and Powerful: Penyihir Klasik Asal Kansas

Bagi yang kangen film sihir trasional, Disney tidak salah membayar Sam Raimi menggarap 3D 'Oz The Great and Powerful'. Setidaknya film ini cukup ringan tanpa harus berpikir untuk menontonnya.

Senin, 11 Mar 2013 11:40 WIB

Bagi yang kangen film sihir trasional, Disney tidak salah membayar Sam Raimi menggarap 3D 'Oz The Great and Powerful'. Setidaknya film ini cukup ringan tanpa harus berpikir untuk menontonnya.

'Oz The Great and Powerful' ini bercerita tenyang Oz, pesulap dari sirkus keliling di Kansas. Kemapuan sulap Oz tidak ada yang menarik, bahkan bisa dikatakan sangat biasa. Namun tidak bisa jika sulap itu ditampilkan di tahun 1905. Tepuk tangan dan teriak kagum penontonya membuat dirinya sombong, dan ingin terus menipu para perempuan.

Kesombongan, kegenitan, dan keangkuhan membawa si penipu Oz ke alam anta-berantah. Sebutlah negeri dongeng bernama Oz. Oz pun bingung setelah tahu nama negeri itu sama dengan namanya. Manusia pertama yang dia temui di Oz adalah penyihir cantik Theodora. Penyihir asal barat itu memberi tahu semua tentang negeri itu. Termasuk ramalan jika Oz adalah penyihir penyelamat negerinya.

Disebut penyihir penyelamat dan terhebat, itu impian Oz. Tapi celakanya, Oz memang ada di negeri sihir, bukan dongeng semata. Theodora mempercayakan Oz melawan penyihir jahat dan menyelamatkan istana. Imbalannya, dia akan dipuja rakyat negeri Oz dan mendapatkan jutaan ton emas di dalam istana.

Tapi bagaimana mungkin Oz bisa? Bahkan sihir saja tidak punya. Yang Oz bisa adalah berbohong dan terus berbohong.Dengan berbohong, apa Oz bisa selamatkan negeri dongeng itu dari penyihir jahat?   

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPPU Belum Temukan Indikasi Monopoli PT IBU

  • Menristek Bakal Tindak Dosen HTI Sesuai Prosedur
  • PUPR Kejar Sejumlah Ruas Trans Sumatera Beroperasi 2018
  • Kelangkaan Garam, Kembali ditemukan Garam Tak Berlogo BPOM

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.