Serabi Pukul 5 Pagi

Murniati berada di bayang angka lima. Usianya kini--foto diambil 21/2/2013, beberapa saat menjelang kunjungan Gubernur Jakarta Joko Widodo--menginjak tahun ke-35.

Kamis, 21 Feb 2013 16:47 WIB

Murniati berada di bayang angka lima. Usianya kini--foto diambil 21/2/2013, beberapa saat menjelang kunjungan Gubernur Jakarta Joko Widodo--menginjak tahun ke-35. Ia mulai menata loyang tanah dan perapian pukul 5 pagi. Serabi hasil olahnya dijual seharga Rp 500. Selama 5 jam berikutnya ia terus berdekatan dengan panas yang melebihi 50 derajat Celcius demi penghasilan kotor Rp 50 ribu.

"Nanti kalau Pak Jokowi datang, Ibu mau kasih serabi?"

"Mau dong, tapi Bapaknya (Gubernur) mau kasih bantuan ke kami, gak?" canda perempuan kelahiran Palimanan, Cirebon, itu.

Murniati berjualan di ujung Jalan Mawar yang setiap pagi menjadi tumpahan Pasar Lontar, Jakarta Utara. Gubernur Joko Widodo pagi ini berkunjung ke Lontar untuk melihat kemungkinan menata pedagang yang puluhan tahun berjualan di jalanan.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

Sidang Korupsi e-KTP, Setya Novanto Mengaku Sakit

  • Libur Natal dan Tahun Baru 2018, PT KAI Daop 3 Cirebon Siapkan Kereta Tambahan
  • Kim Jong-un Sesumbar Jadikan Korut Negara Nuklir Terbesar di Dunia
  • Thailand Takkan Jalin Kerjasama Perdagangan dengan Korea Utara