Kotoran Gajah jadi Bahan Baku Kertas

Jangan remehkan kotoran satwa. Jika berpikir kreatif tahi gajah misalnya dapat diolah menjadi bahan baku tambahan kertas daur ulang.

Selasa, 22 Jan 2013 15:46 WIB

Jangan remehkan kotoran satwa. Jika berpikir kreatif tahi gajah misalnya dapat diolah menjadi bahan baku tambahan kertas daur ulang.

Sejumlah pekerja Taman Safari Indonesia, Bogor, Jawa Barat pagi itu tengah sibuk membersihkan tahi gajah. Selanjutnya kotoran hewan tersebut mereka angkut dan bawa ke sebuah tempat. Kotoran hewan berbelalai tersebut tidak dibuang. Namun siap diolah kembali sebagai bahan baku kertas daur ulang yang disebut “Poo Paper”.

Aktivitas ini sudah berlangsung sejak pabrik mini tempat mengolah kotoran satwa tersebut berdiri November silam.  Tujuannya untuk menurangi limbah kotoran gajah yang jumlahnya bisa mencapai 2 ton perhari !

Jika berpikir kreatif, kotoran satwa pun bisa bermanfaat dan membawa berkah.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Kepolisian Siapkan 4 Ribu Personel Amankan Kunjungan Obama di Jakarta dan Bogor

  • Peningkatan Kendaraan Arus Balik Lebaran Terjadi di Tol Cileunyi
  • Penghapusan Sistem Kuota, Importir: Lihat Dulu Apa Komoditasnya
  • Militer Filipina Temukan 17 Jenazah yang Dimutilasi di Marawi

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?