Sisi Lain Munir

Munir Sang Pejuang HAM.

Selasa, 06 Sep 2016 14:00 WIB

KBR, Jakarta - Sejak kuliah di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Munir Said Thalib tumbuh menjadi aktivis pembela hak asasi manusia. Ia banyak menangani berbagai kasus hukum, membela para korban dari masyarakat kecil. 

Sebelum dan sesudah ia dibunuh pada 7 September, ia banyak mendapat penghargaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, atas usahanya mempromosikan penegakan hak asasi manusia, demokrasi dan kebebasan masyarakat sipil. 

Keluarga Munir menyimpan mendokumentasikan aktivitas Munir, lewat foto dan memorabilia yang disimpan di Omah Munir, Kota Batu, Jawa Timur. Halaman ini menampilan beberapa diantara 'foto-foto lama' Munir yang jarang dipublikasikan. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.