Kota Surabaya Juara IGRA 2011

KBR68H

Jumat, 21 Des 2012 10:50 WIB

IGRA 2011, Surabaya

Kota Surabaya berhasil menjadi juara Indonesia Green Region Award 2011. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang menerima langsung penghargaan itu di Balai Kartini Jakarta pada 21 September 2011. Pada tahun sebelumnya, penghargaan ini diberikan kepada pemerintah provinsi. Namun pada kali ini, penghargaan IGRA diberikan kepada kabupaten/kota yang telah peduli pada pemeliharaan dan peningkatan kondisi lingkungan.

Ada sembilan daerah yang masuk nominasi IGRA 2011 yaitu Jepara, Yogyakarta, Denpasar, Palangka Raya, Banda Aceh, Kabupaten Kuningan, Payakumbuh, dan Berau. Untuk menentukan sembilan daerah penerima IGRA, penyelenggara melakukan penilaian ketat melalui enam orang juri berkempoten di bidang lingkungan hidup. Mereka adalah mantan menteri lingkungan hidup Sony Keraf, Direktur Eksekutif WALHI Berry Nahdian Furqon, dan Ahli Planologi Universitas Trisakti Yayat Supriyatna. Di luar itu, terdapat unsur media massa yang diwakili Toriq Hadad dari majalah Tempo, Komisaris PT. Adaro Energy Tbk. Palgunadi Tatit Setyawan, dan Corporate Secretary PT. Indonesia Power Noesita Indriyani.

Mewakili penyelenggara, Pemred SWA Kamal E. Gani mengatakan, IGRA 2011 tidak sekedar merupakan penghargaan untuk Kabupaten/kota yang memiliki program yang baik dalam bidang lingkungan hidup.

“Lebih dari itu adalah bagaimana program-program itu dieksekusi dengan baik pula,” katanya.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Anggota Komisi I DPR Pertanyakan Alasan Panglima TNI Instruksikan Nobar Film G30S

  • Gempa Meksiko, Komite Paralimpik Tunda Turnamen Dunia
  • PM Jepang: Peluang Dialog dengan Korea Utara Sudah Tertutup