Belajar Toleransi dari Kota Palu

Selasa, 04 Nov 2014 16:12 WIB

toleransi

Kota Palu, Sulawesi Tengah termasuk salah satu kota dengan karakteristik yang cukup unik. Dari sisi komposisi penduduk berdasarkan agama, tercatat ada 70 persen warga Palu yang beragama Islam dan 30 persen yang beragama Kristen. Di kota Palu, juga berdiri sebuah Pondok Pesantren besar dan berusia cukup lama, Pesantren Al Khairaat. 

Selain memiliki cabang di sejumlah daerah, bahkan sampai luar Sulawesi, nilai-nilai toleransi yang diusung pesantren ini menjadi torehan penting dan tak lekang dimakan waktu. Talkshow Agama & Masyarakat KBR hadir di Palu Sulawesi Tengah untuk membahas nilai-nilai tersebut bersama dengan Sekjend PB Alkhairaat, Dr Lukman S Teher dan Bekas Ketua Umum Sinode GKST Tentena Rinaldy Damanik.

Talkshow Agama & Masyarakat mengudara Rabu, 5 November 2014, live on air pukul 20.05-21.00 WIB. Siaran ini direlay oleh lebih dari 50 radio jaringan KBR dari Aceh-Papua. 

Agama & Masyarakat adalah sebuah program khusus untuk menumbuhkan kehidupan beragama yang toleran, damai dan terbuka.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?