Dialog Hukum KBR & KHN, 13.05-15.00 WIB

Tema: Pertumbuhan Kejahatan & Prospek Penegakan Hukum dalam Pemerintahan Presiden & Wakil Presiden 2014-2019 Joko Widodo – Muhammad Jusuf Kalla

Narasumber:   1. Hakim Agung RI Prof. Dr. Topane Gayus Lumbuun, S.H., M.H. 

2. Kepala Kepolisian Indonesia Jenderal Polisi Sutarman 

3. Ketua KPK Dr. Abraham Samad, S.H., M.A

4. Sekretaris KHN Prof. Mardjono Reksodiputro, S.H., M.A

Tempat:  Kantor Komisi Hukum Nasional RI, Lantai 1

Jl. Diponegoro, 64 Jakarta Pusat

Moderator: Pemimpin Redaksi KBR & Portalkbr.com Heru Hendratmoko


SAGA “Asa di Tepi Lore Lindu” 

Warga Desa Namo, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah kini punya asa baru. Mereka diizinkan mengelola hutan desa seluas 490 hektar, setelah hutan adat mereka diklaim pemerintah masuk kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Selain mengandalkan coklat, kopi dan cengkeh, sekarang warga juga dapat penghasilan tambahan dengan memanen rotan, getah damar, madu hutan dan pandan hutan, termasuk membuat kerajinan berbahan bambu dan rotan.


“Bila perlu hutan desa itu untuk anak cucu kita ke depan. Nah kalau kita orang hulu tak menjaga sumber daya alam yang ada. Otomatis orang hilir akan kena dampak pengelolaan yang ada di hulu. Jadi cukup mana lahan yang sudah disediakan oleh nenek moyang kita di desa Namo itu yang kita garap. Tak perlu perluas sampai 10 hektar tapi hasilnya maksimal. Tapi kalau kita punya setengah sampai satu hektar tapi kelola dengan cerdas, saya rasa kita bisa sukses,” ujar Anwar Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Namo yang juga perajin kursi bambu dan rotan. 


Selengkapnya simak SAGA di Sarapan Pagi KBR, mengudara Rabu (8/10) – Kamis (9/10), mulai pukul 06.00-06.30 WIB atau baca melalui http://portalkbr.com/berita/saga

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!