Pabrik Aqua di Cianjur Dapat Penghargaan GKPM 2013

KBR68H, Jakarta - Pabrik AQUA di Cianjur menerima penghargaan GKPM (Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat) Awards 2013, Rabu (2/10) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.

Kamis, 03 Okt 2013 17:06 WIB

pabrik aqua, penghargaan, GKPM

KBR68H, Jakarta - Pabrik AQUA di Cianjur menerima penghargaan GKPM (Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat) Awards 2013, Rabu (2/10) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Kementrian Koordinator Kesejahteraan Rakyat bekerjasama dengan CFCD (Corporate Forum for Community Development), Pabrik AQUA Cianjur mendapatkan penghargaan Gold untuk kategori Program IFS (Integrated Farming Sytem). Penghargaan sendiri diberikan kepada perusahaan yang telah berpartisipasi dalam pencapaian 7 dari 8 tujuan MDGs (Millenium Development Goals).

"Penghargaan ini merupakan apresiasi semua elemen masyarakat yang mendukung program IFS berjalan baik di Cianjur," ujar Sonny Hermanto, Kepala Pabrik Cianjur dalam keterangan pers yang diterima KBR68H.

Program IFS yang dilakukan Pabrik  AQUA di Cianjur sendiri sudah dilaksanakan sejak 2011 di desa Gekbrong,Songgom, dan Kebun Peteuy. Usaha-usaha yang berkembang antara lain adalah pembentukan HIPOCI (Himpunan Petani Organik Cianjur). Adapula program pemberdayaan  wanita, yaitu KWT (Kelompok Wanita Tani).

Kegiatan mereka fokus pada pertanian dengan memanfaatkan lahan pertanian dan industri rumah tangga makanan khas lokal. Selain itu, Pabrik AQUA Cianjur juga memberdayakan masyarakat untuk pengelolaan kompos, peternakan domba, kelinci, jamur, dan ayam pelung khas Cianjur.

"Melalui AQUA Lestari sebagai payung program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), kami memberikan program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di daerah operasional kami," kata Parmaningsih Hadinegoro, Pimpinan AQUA Grup.

Ia menjelaskan,program CSR yang dilakukan merupakan sinergi dari wilayah hulu dengan pengelolalaan sumber daya air, pengembangan ekonomi dan derajat kesejahteraan masyarakat, serta hilir dalam hal pengelolaan sampah.

"Semua inisiatif  tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan kuantitas dan kualitas air, serta berkontribusi bagi pengembangan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau