[Advertorial] Kloter 16 JKG Sudah Tiba di Tanah Air

Kloter 16 JKG tiba di Bandara Soekarno Hatta dari Jedah dg GA 7567 pada selasa 4 September 2018 pukul 07.50 WIB.

Jumat, 07 Sep 2018 15:18 WIB

Dirjen P2P, dr. Anung Sugihantono, M. Kes, menyambut kedatangan jemaah haji kloter 16 JKG di Asrama Haji Pondok Gede pada 4 September 2018.

"Atas nama Kementerian Kesehatan,  saya mengucapkan selamat datang dan selamat kembali ke Tanah Air kepada Bapak Ibu jemaah haji kloter 16 JKG. Semoga semua dalam keadaan sehat, dan akan bertambah sehat setelah kembali di Tanah Air, serta menjadi haji yang mabrur.  Aamiin", kata Dirjen Anung mengawali sambutan. 

Anung menambahkan, Pemerintah telah memberikan pelayanan, pembinaan dan perlindungan yang sebaik-sebaiknya kepada jemaah haji. Semua itu dilakukan agar jemaah haji Indonesia terjamin kebutuhannya dari semua bidang, termasuk bidang kesehatan. 

Anung menegaskan bahwa petugas kesehatan telah membagikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH), agar apabila jemaah haji mengalami sakit demam,  batuk, dan sesak dalam 14 sejak kedatangan di tanah air,  segera berobat ke puskesmas terdekat dengan membawa K3JH tersebut. 

"Pemerintah mewaspadai berbagai penyakit yang kemungkinan terbawa oleh jemaah haji antara lain MERSCoV,  Meningitis,  Kolera, dan lain lain," jelas Anung.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag DKI,  Saiful Mujib, pada saat berbincang dengan Dirjen P2P, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan,  karena dengan penyaringan yang lebih optimal terkait istithaah kesehatan di kabupaten/kota, maka di embarkasi haji lebih cepat proses pemeriksaan akhir kesehatannya. Demikian juga angka kematian jemaah haji embarkasi JKG pada tahun ini mudah-mudahan menurun. 

Kloter 16 JKG tiba di Bandara Soekarno Hatta dari Jedah dg GA 7567 pada selasa 4 September 2018 pukul 07.50 WIB.  Jemaah haji tiba di Asrama Haji Pondok Gede pada pukul 10.15 WIB. Jumlah jemaah dan petugas berangkat dan pulang lengkap yaitu 393 orang. 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Saat ini ada banyak cara dan sarana untuk membantu orang lain. Lewat NusantaRun salah satunya.