citi indonesia, Citi Microentrepreneurship Award, UMKM

KBR68H - Citi, perusahaan finansial terkemuka di dunia dan memiliki sekitar 200 juta nasabah serta memiliki transaksi bisnis di lebih dari 140 negara, kembali menggelar Citi Microentrepreneurship Award. Ajang ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Citi Indonesia yang berupa dukungan dan penghargaan kepada para pelaku usaha mikro dengan omzet tahunan di bawah Rp100 juta.

Sejak diluncurkan pada tahun 2005, sebanyak 4.403 pelaku usaha mikro dari seluruh pelosok Indonesia telah turut berpartisipasi dalam CMA. Program ini juga sudah menghasilkan 82 orang pemenang.

“Citi Indonesia terus berkomitmen untuk menjalin sinergi dengan mitra-mitra strategis untuk membantu masyarakat di bidang finansial melalui dua cara yaitu bimbingan bagi para UMKM serta pendidikan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Program CMA ini diharapkan dapat semakin meningkatkan semangat para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka,” ujar Agung Laksamana, Country Corporate Affairs Head Citi Indonesia, dalam keterangan pers yang diterima KBR68H.

CMA saat ini telah memasuki tahun ke sembilan, dan ada empat kategori yang akan diperlombakan, yaitu Wirausaha Mikro Perempuan, Wirausaha Mikro Sosial, Wirausaha Mikro Berwawasan Lingkungan, dan Wirausaha Mikro Pelestarian Kebudayaan. Untuk masing-masing kategori, dewan juri akan menetapkan dua pemenang yang berhak menerima hadiah pertama senilai Rp20 juta dan hadiah kedua Rp15 juta.

Secara umum juga akan dipilih wirausaha mikro terbaik yang akan memperoleh Rp25 juta. Mulai tahun ini. CMA juga akan memilih Lembaga Keuangan Mikro dengan program pembinaan UKM yang paling inovatif.

Pendaftaran peserta CMA 2013 dibuka sejak bulan Juni hingga 30 September 2013 (cap pos). Informasi tentang ajang ini bisa diperoleh melalui situs www.ukmcenter.org, atau melalui e-mail ke lomba-cma@ukm-center.org. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 11 Desember 2013. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!